Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 25 Oktober 2026
Gunung Merapi Semburkan Asap Tebal
yogyakarta
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Beritabali.com, Yogyakarta. Gunung Merapi di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) kembali menyemburkan asap tebal disertai abu vulkanik hingga sejauh 2 kilometer dengan ketinggian mencapai 2.000 meter.
Bahkan letusan yang terjadi hari ini dirasakan lebih besar dari sebelumnya yang pernah terjadi pada 22 Juli 2013 lalu. Meski letusan yang dipicu gempa tektonik lokal di bawah Gunung Merapi, namun saat ini Merapi masih berstatus normal aktif pada level I.
"Tipe letusannya adalah letusan freatik. Kejadian ini mirip dengan letusan pada 22 Juli 2013 yang tiba-tiba meletus pada pagi hari," kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho, Senin (18/11/2013).
Menurutnya, letusan freatik adalah letusan yang berasal dari dalam lapisan litosfer akibat meningkatnya tekanan uap air. Ini terjadi apabila air hujan jatuh ke permukaan tanah dan bersentuhan dengan magma atau tubuh batuan panas lainnya. "Air yang terpanaskan akan terbentuk akumulasi uap bertekanan tinggi," ujarnya.
Erupsi mengakibatkan terjadinya hujan pasir dan abu di wilayah Boyolali di sekitar Kartosuro dan barat Kota Solo. Pasalnya arah angin berhembus ke wilayah timur dan tenggara.
"Berdasarkan laporan BPBD, warga di Desa Glagaharjo yaitu Dusun Kalitengah Lor, Kaltengah Kidul dan Srunen di Kecamatan Cangkringan, Sleman sekitar 600 KK sudah berada di titik kumpul di masing-masing dusun. Kelompok rentan ditempatkan di Balai Desa Glagaharjo" tambahnya.[bbn/inilah.com]
Reporter: -
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5747 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4589 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2550 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2196 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2185 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan