Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 12 Agustus 2026
Guru di Badung Kumpulkan Dana Sukarela Peduli Covid-19
BERITABALI.COM, BADUNG.
Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa sangat mengapresiasi para guru dan pegawai sekolah di Kabupaten Badung yang dengan sukarela telah mengumpulkan dana sebagai bentuk peduli terhadap wabah Covid-19.
[pilihan-redaksi]
"Kami selaku pemerintah sangat berterima kasih kepada para guru dan pegawai yang telah peduli terhadap kondisi saat ini," jelas Wabup Suiasa saat menerima Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Kadisdikpora) Badung I Ketut Widia Astika didampingi Sekretaris Disdikpora I Made Mandi bersama 6 (enam) orang dari Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) dan Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) di ruang Pertemuan Rumah Jabatan Wakil Bupati Badung, Puspem Badung, Minggu (24/5).
Pertemuan ini terkait rencana pendistribusian bantuan paket sembako yang akan diberikan kepada orang tua siswa dan guru/pegawai non PNS yang terdampak Covid-19.
Kadisdikpora Badung I Ketut Widia Astika mengatakan, bahwa dalam upaya berperan aktif dalam pencegahan Covid-19, para guru dan pegawai sekolah se-Badung telah mengumpulkan dana sukarela. Kegiatan ini mengambil tema "Guru dan Disdikpora Badung Belajar dari Covid-19". Dana yang telah terkumpul sebesar Rp. 182.361.000,-. Dimana dana tersebut dijadikan paket sembako (beras, telur, dan minyak goreng) seharga Rp. 100.000,-/paket.
Dengan sasaran masyarakat umum dan keluarga guru/pegawai non PNS terdampak Covid-19 yang ber KK Badung. "Sasaran sembako ini sebanyak 1.882 orang, terdiri dari orang tua siswa sebanyak 1.195 orang dan guru/pegawai non PNS 627 orang, " terangnya seraya mengatakan penyerahan masing-masing kecamatan dikoordinir oleh UPT, K3S dan MKKS serta sudah dipastikan pendistribusian pertama dilaksanakan pada Selasa (26/5) di UPT Disdikpora Kecamatan Abiansemal.
Sementara itu Wabup. Suiasa merasa berbangga dan mengapresiasi keluarga besar guru-guru di Badung karena solidaritasnya luar biasa dalam kondisi pandemi Covid-19 saat ini. "Atas nama masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Badung kami mengucapkan terima kasih atas solidaritas ini, Tuhan tidak akan tidur terhadap orang-orang yang peduli. Bahwa doa kita yang terbesar adalah ketika kita bisa berbuat sesuatu kepada orang lain terlebih kepada orang yang memang membutuhkan," kata Suiasa.
Wabup menyadari memang kondisi saat ini sangat membutuhkan solidaritas semua pihak untuk memperhatikan masyarakat yang terdampak. Pihaknya di Pemkab Badung mempunyai niatan semaksimal mungkin membantu masyarakat, namun niatan tersebut masih terhambat oleh regulasi.
"Dalam kondisi ini kami bersama bapak Bupati punya niatan memberikan sembako kepada seluruh masyarakat yang ber KK Badung, namun regulasi teryata masih menjadi hambatan kita. Dari refocusing anggaran sebenarnya sudah ada anggarannya, niatan baik ini masih terganjal dengan aturan yang belum bisa memungkinkan, sehingga perlunya pendapat hukum dari Kejaksaan dalam penggunaan anggaran APBD khususnya untuk penanganan Covid-19 ini," terangnya.
Reporter: Humas Badung
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4492 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2302 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 1889 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1582 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1029 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun