Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 25 Oktober 2026
Guru SMKN 3 Singaraja Ikuti Pelatihan Calon Asesor
BERITABALI.COM, BULELENG.
Untuk pertama kalinya di Bali, para guru SMK Negeri 3 Singaraja mendapatkan kesempatan menjadi calon asesor. Mereka mendapatkan pelatihan teknis dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi,
Tempat Uji Kompetensi Global PT Pal Surabaya dan Lembaga Sertifikasi Profesi, LMI.
Manajer eksekutif Lembaga Sertifikasi Profesi Logam Mesin, Hendra Pribadi menyebutkan, pelatihan asesor merupakan sebuah sistem untuk membangun sumber daya manusia di Indonesia." Untuk menjadi seorang asesor, seseorang harus memiliki keterampilan dalam bidangnya tersendiri.
Untuk di Bali, pelatihan calon asesor mesin logam untuk pertama kalinya diikuti oleh para guru SMK negeri 3 Singaraja bersama guru SMK Denpasar dan seorang dari Surabaya,
" papar Hendra.Sementara itu, kepala bidang pendidikan menengah Dinas Pendidikan Kabupaten Buleleng, Made Suarja mengakui kebijakan pemerintah pusat akan diteruskan di Kabupaten Buleleng.
Untuk tahun mendatang semua sekolah akan diberikan kesempatan dalam merekrut calon asesor. " Pelatihan teknis bagi calon asesor merupakan terobosan untuk memberikan kesempatan kepada para guru dalam meningkatkan fungsinya dari seorang pendidik menjadi penilai, " ungkapnya.
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5744 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4589 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2548 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2195 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2185 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan