Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Jumat, 25 September 2026
Hanya Menang di Satu Kabupaten, Ini Kata Sudikerta
Kamis, 10 Desember 2015,
20:35 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Partai Golkar hanya memenangkan satu kabupaten pada pilkada serentak yang digelar di enam kabupaten/kota di Bali. Partai asuhan Aburizal Bakrie (ARB) itu hanya menang di Kabupaten Badung dan itupun hanya sebagai wakil bupati, padahal jabatan Bupati Badung lama diduduki Partai Golkar.
Dalam pilkada di Kabupaten Badung, Partai Golkar berkoalisi dengan PDIP mengusung kandidat I Nyoman Giri Prasta (PDIP) dan I Ketut Suiasa (Golkar) yang berhasil ke luar sebagai pemenang dengan memperoleh 60 persen suara.
Terkait hal itu, Ketua DPD Partai Golkar Bali, I Ketut Sudikerta mengaku akan melakukan evaluasi atas pencapaian rendah tersebut.
"Partai Golkar hanya berhasil memenangkan satu wilayah saja dari enam kabupaten/kota di Bali yang melaksanakan pilkada serentak. Ke depan ini tentu harus dievaluasi," ucap Sudikerta di sela Musyawarah Daerah (Musda) DPD Partai Golkar Bali di Sanur, Denpasar, Kamis 10 Desember 2015.
Wakil Gubernur Bali itu berharap keberhasilannya merebut Kabupaten Badung akan membawa imbas positif bagi perebutan wilayah di daerah lain pada pilkada berikutnya. Dari hasil evaluasi sementara, kata Sudikerta, ada beberapa penyebab jago Partai Golkar kalah di lima daerah lainnya.
"Pertama karena faktor figur, kedua Pan dana (uang) dan ketiga soliditas kita. Kita tidak solid," dalih Sudikerta.
Alasan lainnya, sambung Sudikerta akibat konflik internal cukup berpengaruh terhadap kekalahan Partai Golkar di lima kabupaten/kota lainnya.
"Konflik internal saya rasa juga cukup berpengaruh. Itu juga terjadi di partai lain yang tengah mengalami konflik internal," kelitnya.
Tidak hanya itu, lanjut Sudikerta, lantaran rendahnya partisipasi masyarakat juga menjadi biang kerok kekalahan Partai Golkar yang sesungguhnya hanya mengajukan kandidat di Kabupaten Badung, Kabupaten Karangasem dan Kota Denpasar.
"Memang golputnya tinggi. Masyarakat tidak peduli atas kewajiban dia terhadap pemilihan pemimpinnya. Kejenuhan masyarakat dari ketidakhadiran di TPS sangat banyak," tutup Sudikerta.[bbn/dws]
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/eng
Berita Terpopuler
01
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8352 Kali
02
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5769 Kali
03
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3613 Kali
04
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2442 Kali
05
ABOUT BALI
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Jumat, 11 September 2026
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Selasa, 1 September 2026
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026