Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 25 Oktober 2026
Harga Salak Sibetan Anjlok
BERITABALI.COM, BANGLI.
Meski terkenal sebagai sentra penghasil salak terbesar di Bali, kesejahteraan petani salak di Desa Sibetan Karangasem tak kunjung meningkat. Di saat panen, harga salak anjlok hingga Rp 500 / kilogram. Hal ini disampaikan Kepala Desa Sibetan I Nengah Sumertha. “Semestinya bisa menuai untung malah ketiban buntung. Di saat panen harga salak per kilo anjlok hingga Rp 500/kilo, padahal harga yang layak agar petani untung antara Rp 3500 hingga Rp 5000 per kilo,“ ujarnya, Rabu (13/5).
Sibetan yang kesohor sebagai penghasil salak kelas satu yakni jenis Salak Nangka, justru masih memiliki angka KK miskin cukup tinggi yakni berkisar 14 persen dari seluruh penduduk Desa Sibetan. Sementara Kadis Pertanian Karangasem, Subrata, saat dikonfirmasi menyatakan, untuk penanganan hasil panen Salak, pemerintah Karangasem telah mengembangkan aneka olahan salak seperti kripik dan wine (anggur) salak. ”Untuk jenis Wine kini sedang dimatangkan proses dan investasinya, dengan mendatangkan konsultan dari Jerman. Ini bertujuan agar produk wine salak Karangasem bisa masuki pasar Internasional.
Reporter: bbn/sin
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5645 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4583 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2516 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2182 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2178 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan