Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 5 Agustus 2026
Hasil Rapat Desa Adat Keliki Pasca Bade Tumpang 9 Roboh
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Bendesa Keliki Kangin, I Made Suadiasa mengatakan, sesuai hasil rapat dengan prajuru, Minggu (25/10) malam, telah disepakati akan ada upacara pecaruan di rumah yang tertimpa bade tumpang 9 yang roboh.
Namun pihaknya menegaskan, terkait kapan dan bagaimana bentuk upacara pecaruannya, masih menanyakan pada Pedanda.
"Hasil rapat tadi malam, kami tetap menjalankan awig-awig yang telah ditetapkan. Maka, daripada itu akan ada pecaruan. Tetapi untuk prosesinya, akan ditanyakan terlebih dahulu dengan nak lingsir di griya," jelasnya.
Terkait dimana saja akan dilangsungkan pencaruan, Made Suadiasa mengatakan di rumah yang tertimpa bade. Sementara prosesi dan biayanya ditanggung oleh pihak keluarga yang memiliki bade tersebut. Dalam hal ini, pihak prajuru Desa Adat Keliki Kangin, beserta empat kelian banjar, bendesa dan perbekel hadir dalam upacara tersebut sebagai saksi.
"Pecaruan itu di rumah warga yang ditimpa bade. Nanti yang menanggung biaya dan melakukan prosesi upacara adalah pihak yang memiliki bade. Sementara pihak desa adat termasuk perbekelne, nanti mendampingi atau hadir sebagai saksi," ujarnya.
Pasca insiden tersebut, kata Bendesa, situasi di desanya masih tetap kondusif. Hubungan antara pemilik rumah dan pelaksana Pitra Yadnya tetap harmonis.
"Semua tahu ini merupakan musibah yang tak seorang pun menghendaki. Karena itu, antara krama pemilik rumah dan pemilik bade tidak ada masalah, karena murni musibah," ujarnya.
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1027 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 890 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 815 Kali
Pedagang Sayur Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Denpasar
Dibaca: 523 Kali
Harga Pertamax Series Turun Mulai 1 Agustus, Ini Rinciannya
Dibaca: 406 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun