Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 25 Oktober 2026
Hembusan Angin Aneh Gegerkan Karangasem
Karangasem
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Fenomena ganjil terjadi di kawasan Lokasi Galian C Yehkori, tepatnya dilingkungan Dusun Yehkori, Desa Jungutan, Karangasem. Warga setempat geger karena mengetahui ada hembusan angin yang keluar dari celah batu cadas yang banyak terdapat dilokasi tersebut, yang letaknya tak jauh dari lereng kaki Gunung Agung.
Yang membuat warga semamakin heran adalah aliran angin yang keluar dari rongga bebatuan itu kerap kali berubah-ubah. Pada jam-jam tertentu khususnya pada siang hari, angin yang keluar dari balik batu itu berhembus kencang. Sebaliknya, di pagi hari, aliran angin tersebut menyedot kuat ke dalam rongga batu.
Reda Sudana, adalah warga setempat yang pertama kali mengetahui letak keberadaan hembusan angin aneh ini. Di saat Redana sedang melepas lelah dari pekerjaannya menggali batu dilokasi tersebut, tiba-tiba saja Ia mendengar suara gemuruh angin yang berasal dari satu titik sumber di sekitar lokasi galian.
Banyak pihak mulai khawatir akan fenomena alam ini. Mengingat lokasinya tak jauh dari lereng kaki Gunung Agung. Ini terlihat dari keseriusan Tim Labforensik Polda Bali untuk terjun langsung ke lokasi, didampingi sendiri oleh Kapolsek Selat, AKP I Made Serinu, untuk melakukan penelitian lebih lanjut terhadap gejala alam tersebut. (kkk)
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5644 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4583 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2516 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2182 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2178 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan