Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 15 Juni 2026
Hujan Lebat, Puluhan Hektar Sawah Terendam
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Curah hujan yang begitu deras yang terjadi beberapa hari terakhir mengancam rusaknya padi. Para petani padi mengeluh karena air hujan telah merendam sawah mereka berakibat rusaknya bibit padi yang baru saja memasuki masa tanam.
Setidaknya puluhan hektar tanaman padi di subak sangkar agung Desa Sangkar Agung Kecamatan Jembrana terendam air. Curah hujan yang begitu deras selama dua hari mengguyur Jembrana membuat tanaman padi terendam air dan nyaris tidak terlihat dari permukaan.
Tanaman padi yang terendam akibat tingginya curah hujan ini rata-rata baru berusia satu hari. Sejumlah petani padi mengaku, air hujan merendam tanaman padi mereka baru berumur satu hari. Bahkan setiap musin hujan sawahnya selalu terendam air.
“Biasanya, kalau masa tanam begini, kami hanya butuh air sedikit, tapi hujan deras sampai air setinggi lutut. Kami sangat kawatir padi yang baru tanam ini hanyut atau busuuk,” kata I Ketut Keci (60), salah-seorang petani padi.Dimusim tanam padi kali ini, para petani khawatir bibit padi yang baru saja mereka tanam mati akibat hanyut atau membusuk oleh air hujan yang begitu deras.
Walapun sarat dengan resiko, puluhan petani Desa Sangkar Agung Kecamatan Jembrana hingga saat ini tetap melakukan aktifitas tanam bibit padi. Untuk menjaga sawahnya tidak terendam banjir, para petani hanya berusaha membuat saluran-saluran kecil untuk mengalirkan air.
Reporter: bbn/jbr
Berita Terpopuler
Kasus Penjualan Gading Gajah di Tampaksiring Masuk Tahap Penuntutan
Dibaca: 1043 Kali
ABOUT BALI
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli