Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 13 September 2026
Hujan Terus, Kopi Petani Pupuan Nyaris Membusuk
BERITABALI.COM, TABANAN.
Hujan yang terus mengguyur wilayah Pupuan membuat petani setempat resah. Pasalnya intensitas hujan yang tinggi itu membuat hasil panen kopi petani nyaris membusuk karena tidak mendapatkan sinar matahari.
Beberapa petani Pupuan mengatakan hal tersebut. Kami disini masih secara tradisional mengolah hasil panen. Saat panen seperti sekarang ini hujan terus mengguyur, kami tidak bisa mengeringkan kopi, jelas salah satu petani kopi Pupuan.
Meski kondisi ini tidak berpengaruh terhadap harga, namun sejumlah petani merasa khawatir kalau hujan terus turun sehingga memuat hasil panen menumpuk nyaris membusuk.Agar tidak mengalami kerugian, petani kopi di pupuan memilih menjual kopi mereka yang baru saja dipetik. Sedangkan untuk kopi yang kering yang sudah tidak ada kulitnya harga sementara per kilogramnya Rp 1.300.
Petani kopi pupuan pun berharap agar hujan tidak lagi turun sehingga proses pengeringan kopi dapat lebih cepat dilakukan. Dua hari kemarin sudah tidak ada hujan, mudah-mudahan terus ada matahari,harap petani lainya.
Reporter: bbn/nod
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3337 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 793 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan