Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 31 Oktober 2026
Hujan Terus, Kopi Petani Pupuan Nyaris Membusuk
BERITABALI.COM, TABANAN.
Hujan yang terus mengguyur wilayah Pupuan membuat petani setempat resah. Pasalnya intensitas hujan yang tinggi itu membuat hasil panen kopi petani nyaris membusuk karena tidak mendapatkan sinar matahari.
Beberapa petani Pupuan mengatakan hal tersebut. Kami disini masih secara tradisional mengolah hasil panen. Saat panen seperti sekarang ini hujan terus mengguyur, kami tidak bisa mengeringkan kopi, jelas salah satu petani kopi Pupuan.
Meski kondisi ini tidak berpengaruh terhadap harga, namun sejumlah petani merasa khawatir kalau hujan terus turun sehingga memuat hasil panen menumpuk nyaris membusuk.Agar tidak mengalami kerugian, petani kopi di pupuan memilih menjual kopi mereka yang baru saja dipetik. Sedangkan untuk kopi yang kering yang sudah tidak ada kulitnya harga sementara per kilogramnya Rp 1.300.
Petani kopi pupuan pun berharap agar hujan tidak lagi turun sehingga proses pengeringan kopi dapat lebih cepat dilakukan. Dua hari kemarin sudah tidak ada hujan, mudah-mudahan terus ada matahari,harap petani lainya.
Reporter: bbn/nod
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 6011 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4692 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2663 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2341 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2241 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan