Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 30 Juli 2026
Ikan Paus Gegerkan Gianyar
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Setelah helikopter jatuh, Gianyar kembali dihebohkan dengan terdamparnya ikan paus, di pantai Seseh Desa Keramas, Blahbatuh,Gianyar, Kamis (24/4). Terdamparnya ikan paus berukuran panjang sekitar 2,5 meter dan diameter 50 cm serta berat sekitar 100 Kilogram, tak hayal menghebohkan dan menjadi tontotan oleh para warga sekitarnya. Berdasarkan informasi yang didapatkan Beritabali.com, terkait terdamparnya ikan ini, puluhan warga sempat mengembalikan ikan paus itu ke tengah laut, sayang usaha yang dilakukan sebanyak 15 kali ini, selalu menuai kegagalan, karena ikan kembali terdampar ke tepi pantai.
Ikan ukuran panjang sekitar 2,5 meter dan diameter 50 cm dan berat hampir 100 Kilogram gerakannya menjadi sangat lambat. Menurut warga ikan itu kampih (terdampar, red) dari arah barat dan kemudian terdampar dipantai Seseh, Keramas. Diperkirakan ikan paus ini sudah sempat terdampar di perairan kawasan Sukawati kemudian mengarah ke timur hingga ke pantai Keramas. Hingga pukul 19.00 wita kemarin, ikan paus itu masih terdampar di sekitar pantai Seseh, Keramas, Blahbatuh, Gianyar.
“Ya, kami cek memang benar ada ikan paus terdampar, berdasarkan laporan anggota kami yang sedang mengawasi helikopter, Ikan paus tersebut terdampar di perbatasan pantai Lebih dekat Pantai Seseh,“ ujar Kapolsek Kota Gianyar, AKP I Nyoman Suarnata ketika dimintai keterangan terkait masalah terdamparnya ikan paus ini.
Reporter: bbn/sin
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3900 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 3010 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2064 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2033 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1818 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun