Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 7 November 2026
India Akan Ganti Lambang Angkatan Laut
BERITABALI.COM, DUNIA.
India bakal mengganti lambang di bendera angkatan laut mereka. Penggantian lambang itu dilakukan untuk menghapus simbol kolonial Inggris.
Perdana Menteri India Narendra Modi dikabarkan akan memamerkan lambang bendera baru angkatan laut pada Jumat (2/9), kala India merayakan debut resmi kapal induk buatan dalam negeri, INS Vikrant.
"Dalam acara tersebut, PM [Modi] bakal menunjukkan bendera baru angkatan laut, memutus jejak kolonial di masa lampau dan menyesuaikan warisan lautan India yang kaya," demikian pernyataan kantor Modi.
Sebagaimana diberitakan South China Morning Post, desain bendera angkatan laut India yang lama memuat lambang salib dari Saint George dan bendera nasional Inggris.
Salib Saint George merupakan lambang AL India sejak 1928. Lambang ini sempat diganti pemerintah nasionalis Hindu pada 2001 sampai 2004 dengan mahkota angkatan laut India yang berwarna biru.
Meski begitu, lambang salib tersebut kembali digunakan setelah beberapa anggota melaporkan mahkota tersebut tidak mudah dilihat karena tertutup warna langit dan laut.
Simbol AL terbaru ini bakal dipamerkan ketika India merilis INS Vikrant pada Jumat mendatang. Kapal itu bakal dikerahkan untuk misi resmi, berdampingan dengan kapal induk kecil yang dibeli dari Rusia.
Pemerintah Modi tengah berupaya menghentikan ketergantungan India atas pembelian senjata asing, pun berencana membangun industri perangkat keras pertahanan domestik.
Dari segi geopolitik, India tengah mewaspadai ancaman China di Samudra Hindia, terlihat dari kekhawatiran mereka ketika Sri Lanka mengizinkan kapal riset Negeri Tirai Bambu berlabuh. India menganggap kapal China itu bisa melakukan tindak spionase.
India sendiri merupakan anggota aliansi Quad bersama Amerika Serikat, Jepang, dan Australia. Aliansi pertahanan itu bertujuan untuk menangkal pengaruh China di Indo-Pasifik.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 650 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 536 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan