Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 30 Juli 2026
Indonesia Dalam Kondisi Darurat Pilpres
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Indonesia sedang mengalami situasi dan kondisi darurat Pilpres. Sebab, Komisi Pemilihan Umum (KPU) belum dapat memastikan pleno penghitungan hasil Pileg yang jatuh tempo pada 9 Mei 2014 nanti. Penilaian itu disampaikan Sekretaris Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Abdul Mu'ti yang menurutnya, hal itu adalah persoalan yang krusial. Karena penghitungan hasil Pileg oleh KPU sangat menentukan Pilpres nanti.
"Kita ini (Indonesia) dalam situasi dan kondisi darurat Pilpres. Karena kita berada dalam kondisi ini, maka KPU harus sudah memutuskan," kata Mu'ti, Rabu (7/5/2014).
Untuk itu, kata Mu'ti, pemerintah seharusnya mengambil alih persoalan tersebut dengan segera mengeluarkan Perppu (Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang).
"Maka pemerintah harus segera menerbitkan Perppu," tegasnya.
Hal senada juga disampaikan Wakil Ketua DPD RI, La Ode Ida. Menurutnya, KPU harus dapat memastikan hasil penghitungan Pileg agar tidak terseret pidana.
"Dalam waktu dekat harus memastikan KPU, agar tidak kena pinalti, jangan sampai KPU tidak bisa menyampaikan perhitungan KPU," kata La Ode.
"Saya melihat kalau hari ini hanya belasan, saya pesimis. Presiden harus mencermati perkembangan ini, pengeluaran Perppu ini agar mencegah jangan sampai KPU terkena pinalti," tegasnya.
Diketahui, hingga saat ini KPU baru menuntaskan penghitungan hasil Pileg sekitar 14 provinsi.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3905 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 3049 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2085 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2047 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1824 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun