Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Rabu, 6 Mei 2026
Ini Pantangan Jika Mendaki Gunung Agung
Senin, 8 Mei 2017,
16:00 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Beritabali.com, Karangasem. Gunung Agung sangat disucikan umat Hindu Bali. Terlihat dari setiap adanya upacara suci,masyarakat pasti akan melaksanakan pendakian guna "ngelungsur" tirta suci.
Maka, sebagai kawasan suci, sudah tentu wilayah ini harus dijaga dan segala bentuk aturannya juga wajib ditaati.
[pilihan-redaksi]
“Kini kebanyakan masyarakat yang mendaki seakan-akan tidak peduli lagi dengan kesakralan dari Gunung Agung, berbagai pantangan yang mestinya diamalkan malah diacuhkan,” ujar pemangku pengayah di Pura Pasar Agung Jero Mangku Gede Umbare.
Mangku Gede juga mengungkapkan bahwa ada berbagai pantangan yang memang benar-benar tidak boleh dilanggar ketika melaksanakan pendakian di Gunung Agung. Seperti, hindari berkata-kata tidak sopan, dan tidak boleh membawa segala jenis bentuk makanan atau apapun yang berisi daging babi, dilarang mengucapkan kata “ratu” kepada siapapun namun diganti menggunakan panggilan “jero”.
Selain itu, di hari-hari tertentu tidak diperbolehkan untuk mendaki dan tidak diperkenankan juga memakai segala jenis perhiasan terutama berbahan dasar emas ketika mendaki. Namun, jika emas untuk upakara “Pekelem” dibolehkan.
Hal senada juga diungkapkan oleh Jero Mangku Reta Astawa yang kala itu baru turun dari puncak Gunung Agung.
“Kalau mendaki sebaiknya kita berfikiran positif, karena sangat fatal akibatnya jika salah satu pantangan tersebut dilanggar,” kata Mangku Reta Astawa.
Meskipun, saat ini belum ada sangsi secara tertulis, namun pihaknya dan masyarakat sekitar yakin dan sudah membuktikan, bagi pelanggar pantangan akan mendapat sangsi secara “niskala”.
Sementara itu, menurut I Wayan Suara Arsana selaku seksi publikasi dan dokumentasi di Pura Pasar Agung mengatakan, untuk mengantisipasi kejadian-kejadian yang tidak diinginkan, pihaknya akan melaksanakan penertiban kepada setiap orang yang datang melaksanakan pendakian.
“Jika itu rombongan, kordinatornya akan kita mintai data jumlah orang yang ikut, agar tidak nantinya mengaku yang ikut sedikit, sedangkan yang naik banyak,” tegas Suara, Minggu (8/5). [igs/wrt]
Berita Karangasem Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 535 Kali
02
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 416 Kali
03
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 414 Kali
04
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 412 Kali
05
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Senin, 30 Maret 2026
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Kamis, 26 Maret 2026
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang
Kamis, 12 Februari 2026