Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 26 Agustus 2026
Internet Starlink SpaceX Terancam Tak Bisa Dipakai 5G
BERITABALI.COM, NASIONAL.
SpaceX akan mengalami gangguan besar pada layanan internet Starlink jika regulator Amerika Serikat, mengizinkan jaringan 5G menggunakan frekuensi radio tertentu.
Dalam sebuah catatan kepada pelanggan, SpaceX mengklaim bahwa rencana Dish Network untuk menggunakan spektrum 12GHz untuk layanan selulernya, akan menyebabkan pemadaman pada lebih dari tiga perempat pengguna Starlink.
Layanan internet Starlink bergantung pada konstelasi 2.400 satelit untuk memancarkan broadband berkecepatan tinggi ke pengguna melalui pita 12GHz.
Penelitian yang dilakukan SpaceX dan diajukan ke Federal Communications Commission (FCC) mengklaim bahwa terminal pengguna Starlink tidak akan lagi berfungsi jika jaringan berbasis darat milik Dish Network diberikan frekuensi yang sama.
"Jika kesepakatan yang diajukan Dish berhasil, penelitian kami menunjukkan bahwa pelanggan Starlink akan mengalami gangguan berbahaya lebih dari 77 persen dengan total pemadaman layanan 74 persen, membuat Starlink tidak dapat digunakan untuk sebagian besar pengguna di Amerika," tulis SpaceX, dikutip dari Independent, Jumat (1/7/2022).
Lebih lanjut, SpaceX mendesak FCC untuk menyelidiki apakah Dish Network mengajukan rencana yang "menyesatkan" dengan sengaja.
Dalam pesannya kepada pelanggan, perusahaan juga menuduh Dish Network mempekerjakan pelobi berbayar yang berusaha menyesatkan FCC dengan analisis yang salah.
Perusahaan milik Elon Musk hingga saat ini memiliki lebih dari 400.000 pelanggan Starlink di seluruh dunia, sementara Dish Network memiliki lebih dari delapan juta pelanggan nirkabel di Amerika Serikat.
Menurut Musk, Starlink saat ini menawarkan cakupan di 36 negara tetapi pada akhirnya akan diperluas ke cakupan global.
Sebagian besar pengguna saat ini tinggal di daerah dengan infrastruktur telekomunikasi berbasis darat yang tidak terjangkau serta tempat-tempat yang terkena dampak bencana alam atau konflik geopolitik.
Musk bahkan menuduh Dish Network berperilaku tidak etis melalui cuitannya. Menurut Musk, terputusnya konektivitas Starlink hanya akan merugikan banyak orang yang tidak mendapat layanan internet dengan adil di wilayah terpencil.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4689 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2500 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 2138 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1762 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1185 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun