Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 13 September 2026
ISI Denpasar Resmi Jadi ISI Bali, Menbud Fadli Zon Harap Jadi Pusat Diplomasi Budaya
bbn/liputan6.com/ISI Denpasar Resmi Jadi ISI Bali, Menbud Fadli Zon Harap Jadi Pusat Diplomasi Budaya.
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Fadli Zon, meresmikan perubahan Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar menjadi ISI Bali dalam rangkaian Festival Bali Sangga Dwipantara V yang berlangsung di Gedung Citta Kelangen, ISI Bali, pada Jumat (28/02/2025).
Transformasi ini tertuang dalam Peraturan Presiden No. 14 Tahun 2025 dan menandai peran strategis ISI Bali sebagai institusi pendidikan seni yang memiliki tanggung jawab lebih besar dalam pemajuan kebudayaan nasional.
Dalam sambutannya, Fadli Zon menegaskan bahwa ISI Bali kini menjadi laboratorium kreatif yang menjembatani tradisi dengan inovasi, seni dengan teknologi, serta kearifan lokal dengan ekosistem global.
"Transformasi ini bukan hanya perubahan nama, tetapi juga penguatan peran ISI Bali dalam ekosistem kebudayaan nasional. ISI Bali harus menjadi pusat riset, regenerasi, dan diplomasi budaya yang mengangkat Indonesia ke peta kebudayaan dunia," ujarnya.
Sebagai pusat seni dan budaya dunia, Bali telah lama menjadi jembatan penghubung antara tradisi Nusantara dan komunitas global. Dengan landasan akademik yang kuat, Fadli Zon optimistis ISI Bali akan berkembang menjadi salah satu perguruan tinggi seni terbaik di dunia.
"Dengan fondasi akademik yang kuat, saya yakin ISI Bali akan terus berkembang menjadi salah satu perguruan tinggi seni terkemuka di dunia," tambahnya.
Dalam visi Indonesia Emas 2045, seni dan kebudayaan disebut sebagai pilar utama dalam pembangunan bangsa. Oleh karena itu, karya-karya yang dihasilkan ISI Bali diharapkan mampu menjadi narasi kebangsaan yang mendunia.
Sebagai bagian dari peresmian, Fadli Zon juga membuka Festival Nasional Bali Sangga Dwipantara V. Acara tahunan ini menjadi wadah bagi para maestro, akademisi, dan mahasiswa untuk menampilkan karya seni sekaligus berdiskusi mengenai arah kebudayaan nasional.
"Melalui festival ini, saya harap kita dapat semakin menunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia bukan hanya negara dengan warisan budaya yang kaya, tetapi juga bangsa yang terus mencipta, meregenerasi, dan memproyeksikan budayanya ke masa depan," tegasnya.
Dengan transformasi ini, ISI Bali diharapkan semakin berperan dalam menjaga kelestarian budaya, menciptakan inovasi seni, serta memperkuat diplomasi budaya Indonesia di kancah global. (sumber: liputan6.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3366 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 1406 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 801 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan