Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 31 Juli 2026
Israel Bom Kamp Pengungsi Al Mawasi Gaza di Jam Tidur, 40 Orang Tewas
beritabali.com/cnnindonesia.com/Israel Bom Kamp Pengungsi Al Mawasi Gaza di Jam Tidur, 40 Orang Tewas
BERITABALI.COM, DUNIA.
Israel kembali melancarkan serangan udara brutal ke kawasan sipil di Jalur Gaza Palestina. Tentara negara Zionis menyerang kamp pengungsi Al Mawasi di selatan Gaza dekat Khan Younis pada Senin (9/9) malam.
Al Jazeera melaporkan sejauh ini setidaknya 40 orang tewas dan 60 orang lainnya terluka.
Menurut laporan aparat keamanan sipil Gaza, setidaknya 20 tenda pengungsi hancur dibom Israel ketika mayoritas warga tertidur.
Serangan udara Israel terjadi di dekat rumah sakit lapangan yang dikelola oleh badan amal Inggris UK-Med, di pintu masuk Al Mawasi.
Serangan ini berlangsung ketika tentara Israel menetapkan kawasan Al Mawasi sebagai "zona aman" selama melancarkan agresi brutalnya ke Jalur Gaza, terutama kota-kota dekat Rafah dan Khan Younis.
Sejak itu, wilayah pesisir Al Mawasi pun dipenuhi tenda-tenda warga Palestina yang melarikan diri dari tempat tinggal mereka di sejumlah kawasan di Gaza untuk berlindung dari gempuran agresi Israel.
Tim SAR melaporkan mereka mendapati serangan udara Israel ini menyebabkan kemunculan kawah sedalam 9 meter di kawasan kamp pengungsi.
Saksi mata menggambarkan pemandangan yang kacau di daerah tersebut, di mana api masih membakar sebagian tenda dan bangunan yang hancur sementara pesawat pengintai Israel terus berputar-putar di udara.
Serangan udara ini berlangsung kala agresi brutal Israel yang semakin menjurus pada praktik genosida di era modern ini berjalan satu tahun pada 6 September lalu.
Sejauh ini, agresi brutal Israel telah menewaskan 50.988 orang dan melukai 94.825 orang lainnya di Gaza. Sebagian besar korban tewas itu merupakan anak-anak dan perempuan.
Hingga kini, perundingan gencatan senjata Israel-Hamas yang dimediasi Qatar, Mesir, dan Amerika Serikat belum membuahkan hasil nyata demi menyetop agresi brutal Tel Aviv ke Gaza. (sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3905 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 3050 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2085 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2050 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1825 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun