Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 15 Mei 2026
Jalur Sang Hyang Ambu Tertutup Material Banjir, Pengendara Disarankan Lewati Jalur Klungkung-Sidemen
beritabali/ist/Jalur Sang Hyang Ambu Tertutup Material Banjir, Pengendara Disarankan Lewati Jalur Klungkung-Sidemen.
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Hujan deras menyebabkan aliran banjir membawa material longsor meringsek masuk ke jalan raya di jalur Sang Hyang Ambu, Karangasem hingga menyebabkan kemacetan parah di jalur tersebut pada Jumat (7/6/2024) pagi.
Untuk mencegah kemacetan semakin parah, pihak kepolisian pun menerapkan rekayasa lalu lintas dengan memutar kendaraan atau mengalihkan pengendara dari jalur denpasar agar melalui jalur Klungkung-Sidemen.
"Rekayasa dilakukan lewat jalur Klungkung-Sidemen. Kalau yang masih mau melintas di jalur Sangyang Ambu, mau tidak mau harus menunggu sampai air hujan berhenti, air surut, material di jalan dibersihkan, baru setelahnya bisa melintas," kata Kasat Lantas Polres Karangasem, AKP. I Komang Sapta Pramana saat dikomfirmasi.
Bagi kendaraan yang sudah terlanjut di lokasi, untuk sementara diarahkan agar mencari lokasi aman memarkirkan kendaraannya sambil menunggu air surut. Untuk yang mau putar arah bisa melintas jalur Sidemen tembus Klungkung.
Terkait dampak kemacetan di jalur tersebut, Pramana mengaku belum bisa memprediksi seberapa panjang, mengingat saat ini material belum bisa ditangani sehingga jalur Sang Hyang Ambu belum bisa dilalui kendaraan.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1332 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1021 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 860 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 768 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik