Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 29 Oktober 2026
Jejak Pluralisme dan Industri Kuta
BERITABALI.COM, BADUNG.
Kuta masa kini yang nampak adalah hingar bingar cafe, pub, surfing, dan gemuruh malamnya. Sangat sulit mendapatkan tawaran berwisata sejarah Kuta dari agen travelling atau bahkan karib sendiri. Salah satunya, karena jejak-jejak masa lalu Kuta mulai terkikis dan sumber informasinya pun minim.
Kuta bisa lebih berbangga hati karena dibesarkan oleh nilai-nilai pluralisme dari keberagaman etnis penduduknya dan saling pengertian. Nah, inilah pentingnya monumen pluralisme dan saling pengertian itu menjadi atraksi wisata tersendiri.
Soal pluralisme, amat banyak dan beragam jejak hidupnya. Misalnya tempat ibadah tempo dulu, kampung-kampung bugis, madura, dan lainnya. Penduduk multi etnis inilah yang kemudian mewarnai perdagangan dan industri Kuta kini. BBC mencoba napak tilas pada dua titik sejarah itu pada fieldtrip Sabtu (18/10).
Bali Blogger Community (BBC) adalah komunitas pengguna blog (jurnal online) yang anggotanya memiliki hubungan emosional dengan Bali. Terdiri dari berbagai profesi mulai dari ibu rumah tangga, dokter, mahasiswa, wartawan, desainer, dan lainnya.
Laporan : Luh De Suriyani untuk Kuta Karnival
Sumber Foto : www.alphalink.com
Reporter: bbn/sin
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5986 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4673 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2650 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2308 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2233 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan