Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 11 Juni 2026
Jelang Galungan, Stok Babi Potong di Bangli Dipastikan Aman
BERITABALI.COM, BANGLI.
Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan (PKP) Kabupaten Bangli memastikan ketersediaan babi potong menjelang Hari Raya Galungan dalam kondisi aman dan mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
Selain memastikan ketersediaan stok, Dinas PKP Bangli juga mengimbau para peternak untuk menerapkan biosekuriti secara ketat guna menjamin kesehatan ternak dan memastikan daging babi yang dikonsumsi masyarakat aman serta layak konsumsi.
Kepala Dinas PKP Kabupaten Bangli, I Wayan Sarma, mengatakan populasi babi siap potong saat ini tersebar merata di seluruh kecamatan di Kabupaten Bangli dan jumlahnya dinilai lebih dari cukup untuk memenuhi kebutuhan menjelang Hari Raya Galungan dan Kuningan.
"Berdasarkan data yang kami miliki, populasi babi potong di Kabupaten Bangli mencapai lebih dari sembilan ribu ekor, sedangkan kebutuhan masyarakat berkisar delapan ribu ekor lebih. Dengan demikian, kebutuhan daging babi sebagai sarana upacara keagamaan dipastikan aman dan mencukupi," ujarnya, Rabu (10/06/2026).
Menurutnya, ketersediaan stok yang memadai memberikan kepastian bagi masyarakat yang akan menggunakan daging babi untuk berbagai keperluan upacara adat dan keagamaan saat Hari Raya Galungan.
Selain stok yang aman, harga babi hidup di tingkat peternak juga masih relatif stabil. Saat ini harga babi hidup berada di kisaran Rp39.000 hingga Rp40.000 per kilogram.
Dinas PKP Bangli terus melakukan sosialisasi dan edukasi kepada peternak agar disiplin menerapkan biosekuriti. Langkah tersebut dilakukan untuk mencegah penyebaran penyakit ternak sekaligus menjaga kualitas babi potong yang akan dipasarkan.
Peternak diimbau untuk menjaga kebersihan kandang, melakukan penyemprotan disinfektan secara rutin, serta melaksanakan program vaksinasi sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
I Wayan Sarma menegaskan bahwa upaya tersebut penting untuk memastikan kesehatan ternak tetap terjaga hingga menjelang puncak kebutuhan saat Hari Raya Galungan dan Kuningan.
"Diharapkan dengan berbagai langkah yang dilakukan, kesehatan babi potong untuk keperluan Hari Raya Galungan dan Kuningan tetap terjamin sehingga aman untuk dikonsumsi masyarakat," katanya.
Dengan stok yang mencukupi dan pengawasan kesehatan ternak yang terus ditingkatkan, masyarakat Bangli diharapkan tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan maupun kualitas daging babi menjelang Hari Raya Galungan dan Kuningan tahun ini.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli