Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Jelang Iduladha, Pedagang Daging Sapi di Pasar Badung Keluhkan Sepi Pembeli

Jumat, 15 Mei 2026, 11:47 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist/Jelang Iduladha, Pedagang Daging Sapi di Pasar Badung Keluhkan Sepi Pembeli.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Menjelang Hari Raya Iduladha 2026, sejumlah pedagang daging sapi di Pasar Badung, Denpasar, mengaku penjualan masih lesu. Kondisi sepi pembeli disebut sudah menjadi fenomena rutin setiap mendekati perayaan Iduladha.

Salah satu pedagang daging sapi di Pasar Badung, Murwati, mengatakan penurunan permintaan daging sapi tidak hanya terjadi tahun ini, tetapi hampir selalu dirasakan setiap menjelang Iduladha.

Menurutnya, kondisi tersebut dipengaruhi meningkatnya pelaksanaan kurban oleh umat Muslim di wilayah Kota Denpasar sehingga kebutuhan membeli daging di pasar menjadi berkurang.

"Ya, memang sepi Pak. Bukan hanya permintaan sepi jelang iduladha ini saja melainkan setiap tahun jelang idul adha memang sepi", jelasnya, Kamis pagi, (14/5/2026).

Murwati memperkirakan banyak masyarakat Muslim telah mempersiapkan kebutuhan daging melalui kegiatan kurban bersama sehingga transaksi pembelian di pasar tradisional mengalami penurunan.

"Perkiraan saya, kondisi sepinya permintaan daging sapi ini. Ya, karena sebagian umat muslim disini (Kota Denpasar) lakukan kegiatan kurban.Sehingga untuk pembelian daging sapi ke sini (Pasar Tradisional Badung) berkurang," katanya.

Meski penjualan lesu, harga daging sapi di Pasar Badung masih relatif stabil. Untuk daging sapi kelas dua dijual sekitar Rp110 ribu per kilogram, sedangkan kualitas super mencapai Rp120 ribu per kilogram.

Selain itu, harga hati sapi berada di kisaran Rp50 ribu per kilogram, tulang iga Rp70 ribu, paru sapi Rp95 ribu, lulur dalam sapi Rp150 ribu, tulang bolong Rp20 ribu, tulang sekel Rp10 ribu, buntut sapi Rp70 ribu, dan babad sapi Rp40 ribu per kilogram.

"Harga daging sapi ini masih stabil, harga Rp 110.000,- untuk daging sapi kelas 2 sedangkan daging sapi jenis super mencapai Rp 120.000,- per kilogramnya, Hati sapi Rp 50.000,- per kilogram, Tulang Iga sapi, Rp 70.000,- per kilogram, Paru sapi Rp 95.000,-, Lulur Dalam Sapi, Rp150.000,- per kilogram, Tulang Bolong Sapi Rp 20.000,- per kilogram, Tulang Sekel Sapi Rp 10.000,- per kilogram, Buntut Sapi Rp 70.000,- per kilogramnya sedangkan untuk bagian Babad tubuh sapinya Rp 40.000,- per kilogramnya," bebernya.

Ia mengaku tidak berani menaikkan harga di tengah kondisi permintaan yang menurun karena khawatir pelanggan beralih ke tempat lain.

Pedagang lainnya, Nyoman, juga mengaku penjualan daging sapi di lapaknya belum mengalami peningkatan meski Iduladha semakin dekat.

"Ya, memang sepi kondisi penjualan daging sapi ini. Kondisi ini, saya tidak tau pasti apa penyebabnya.Yang jelas selain harga masih stabil. Ya, sepi lah intinya jelang hari Raya Iduladha ini dipasar tempat saya jualan ini," bebernya.

Kedua pedagang tersebut mengaku rata-rata mampu menjual sekitar 30 hingga 100 kilogram daging sapi per hari kepada pelanggan tetap.

Mereka berharap kondisi ekonomi masyarakat kembali membaik dan harga kebutuhan pokok dapat lebih stabil agar daya beli masyarakat kembali meningkat.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: bbn/aga



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami