Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 25 Oktober 2026
Jokowi-JK Dinilai Pasangan Ideal Pilpres 2014
jakartade
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Beritabali.com, Jakarta. Meski Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) belum menetapkan calon presiden (capres) 2014, namun nama Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo alias Jokowi sudah mewarnai bursa capres di beberapa lembaga survei di Tanah Air.
Selain Jokowi, nama mantan Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla (JK) juga disebut-sebut sebagai salah satu kandidat yang diperhitungkan di Pilpres 2014.
Jika melihat fenomena bursa capres 2014, pengamat politik dari Universitas Indonesia Iberamsjah mengatakan, kedua tokoh itu cukup berpeluang untuk maju sebagai capres dan cawapres. Menurutnya, jika Jokowi dipasangkan dengan JK, maka besar kemungkinan langkah menuju kursi RI 1 bakal mulus.
"Saya justru melihat kalau Jokowi dipasangkan dengan JK (Jusuf Kalla) akan ideal sekali. Kalau JK bersedia jadi cawapres saya kira akan mendapat 80% lebih suara," kata Iberamsjah kepada INILAH.COM, di Jakarta, Sabtu (9/11/2013).
Selain karena berpengalaman, JK dianggap dapat mengisi kekurangan mantan Wali Kota Solo itu. "Karena berpengalaman, orang luar Jawa, tokoh agama, tokoh dari timur, jadi lengkap sekali. Apa yang tidak dimiliki Jokowi ada di JK," jelas Iberamsjah. [bbn/inilah.com]
Reporter: -
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5737 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4587 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2547 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2194 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2185 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan