Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Jukung Terbalik di Perairan Patas Gerokgak, Enam Pemancing Dievakuasi SAR

Kamis, 4 Juni 2026, 14:30 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist/Jukung Terbalik di Perairan Patas Gerokgak, Enam Pemancing Dievakuasi SAR.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BULELENG.

Sebuah jukung yang ditumpangi enam pemancing terbalik di perairan Desa Patas, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng, Rabu (3/6) malam. Beruntung seluruh penumpang berhasil selamat setelah dievakuasi oleh tim SAR gabungan yang bergerak cepat menuju lokasi kejadian.

Kepala Pos Pencarian dan Pertolongan Buleleng, Kadek Donny Indrawan, menjelaskan enam korban yang terlibat dalam insiden tersebut yakni Hamdan (50) asal Banjar Dinas Yeh Biu, Desa Patas, Herry Noval Putra (28) asal Singaraja, Basirun (40) asal Desa Candikuning, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan, Amirul Umara (29) asal Singaraja, Haris Maulana (36) asal Singaraja, dan Amir Sarifudin (43) asal Singaraja.

Berdasarkan informasi yang diterima, rombongan pemancing berangkat dari pesisir Desa Patas pada Rabu petang untuk memancing di laut. Namun saat berada sekitar satu mil dari bibir pantai, jukung yang mereka gunakan tiba-tiba terbalik sekitar pukul 23.00 Wita.

Menurut Donny, insiden tersebut tidak dipicu oleh cuaca buruk maupun gelombang tinggi. Penyebab utama jukung terbalik diduga karena ketidakseimbangan saat para pemancing berkumpul di satu sisi perahu.

"Jukung yang digunakan cukup besar, berkapasitas 11 orang. Jukung disewa oleh para pemancing dari seorang nelayan. Saat memancing itu, mereka sebagian besar berada di sisi kiri sehingga perahu kehilangan keseimbangan dan akhirnya terbalik," jelas Donny.

Setelah perahu terbalik, keenam pemancing berusaha menyelamatkan diri dengan naik ke badan jukung yang mengapung dalam posisi terbalik. Mereka bertahan di tengah laut sambil menunggu bantuan datang.

Kejadian tersebut kemudian diketahui oleh KSOP Pelabuhan Celukan Bawang yang selanjutnya melaporkan insiden itu kepada Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar sekitar pukul 23.15 Wita.

Mendapat laporan tersebut, tim SAR gabungan langsung bergerak menuju lokasi menggunakan Rigid Inflatable Boat (RIB) 04 Buleleng untuk melakukan pencarian dan penyelamatan.

Upaya evakuasi berlangsung cepat. Pada pukul 00.58 Wita, seluruh korban berhasil ditemukan dalam kondisi selamat. Tim SAR kemudian mengevakuasi para pemancing ke Pelabuhan Celukan Bawang.

"Korban ditemukan dalam keadaan selamat dan langsung dievakuasi. Operasi penyelamatan selesai sekitar pukul 01.13 Wita," tandas Donny.

Keberhasilan operasi penyelamatan ini menunjukkan kesiapsiagaan tim SAR dan unsur terkait dalam merespons kondisi darurat di perairan Buleleng. Masyarakat yang beraktivitas di laut juga diimbau untuk selalu memperhatikan faktor keselamatan dan menjaga keseimbangan perahu guna menghindari kejadian serupa.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: bbn/rat



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami