Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 10 Mei 2026
Kaban Siap Diperiksa KPK Kembali
Nusa Dua
BERITABALI.COM, BADUNG.
Menteri Kehutanan M.S. Kaban menyatakan siap menjalani pemeriksaan kembali terkait pernyataan Hamka Yandu yang mengatakan bahwa seluruh anggota Komisi IX DPR periode 1999-2004 menerima aliran dana Bank Indonesia.
Baca juga:
China Berang Rencana Ketua DPR AS ke Taiwan
Namun, M.S. Kaban meminta KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) melakukan penjadwalan ulang terhadap dirinya. Permintaan ini disampaikan Kaban dalam Rapat Koordinasi Teknis atau Rakornis Badan Penelitian dan Pengembangan Kehutanan di Nusa Dua, Bali, Senin (11/8).
Menurut M.S. Kaban, ketidakhadirannya saat dipanggil KPK bukan upaya untuk menghindari pemeriksaan, akan tetapi ketidakhadirannya disebabkan oleh keterlambatan pengiriman surat panggilan. Kaban mengakui, surat pemanggilan baru diterima sehari sebelum pemeriksaan.
"Surat saya terima tanggal 7 sedangkan pemeriksaan tanggal 8. Dan juga saat itu ada agenda yang tidak bisa ditunda," ujar Kaban.
Baca juga:
China Berang Rencana Ketua DPR AS ke Taiwan
M.S. Kaban menyerahkan sepenuhnya kepada KPK mengenai rencana jadwal pemeriksaan selanjutnya. Di sisi lain Kaban menyampaikan, pemeriksaan oleh KPK sampai sejauh ini masih proporsional dan belum bernuansa politis. Kaban berharap kedepannya, proses pemeriksaan oleh KPK tidak berujung pada kepentingan politik. (mlt)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 922 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 769 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 583 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 547 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik