Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Sabtu, 9 Mei 2026
Kakak Derita Epilepsi dan Ibu Sudah Tua, Pemuda Ini Banting Tulang Hidupi Keluarga
Sabtu, 9 September 2017,
07:19 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Beritabali.com, Karangasem. Wayan Buda Yasa (30), seorang pemuda asal Dusun Karangsari Kelod, Desa Duda Utara, Kecamatan Selat, Kabupaten Karangasem harus rela menghabiskan hampir seluruh masa mudanya untuk menjadi tulang punggung bagi ibu dan kakaknya yang menderita penyakit Epilepsi.
"Saya tidak berani meninggalkan adik untuk bekerja keluar karena penyakitnya sewaktu-waktu bisa saja kambuh," ujar Buda, Jumat (8/9).
[pilihan-redaksi]
Hal tersebut diungkapkan Buda saat dikunjungi oleh Kapolsek Selat, AKP Sudartawan bersama beberapa dermawan dari perusahaan obat herbal asal Denpasar yang juga dalam kesempatan tersebut turut memberikan bantuan berupa sembako dan sejumlah uang untuk kebutuhan sehari-hari.
Sementara ibu Buda, Ni Wayan Sukiasa (70) mengaku tidak bisa berbuat banyak, diusia setua itu dirinya tidak kuat untuk bekerja lagi terlebih setelah suaminya meninggal dunia sehingga secara otomatis Buda selaku anak laki semata wayang harus menjadi tulang punggung keluarga.
Bude merupakan anak ke empat dari 5 bersaudara dimana, salah satu saudaranya ada yang meninggal dunia, dua diantaranya sudah menikah dan satu kakak keiga yaitu Ni Komang Noni (35) masih bujang menderita penyakit epilepsi sejak kelas tiga sekolah dasar.
Diakui Sukiase bahwa selama ini Noni tidak pernah mendapat pengobatan secara khusus karena tidak punya biaya selain itu penyakit putrinya tersebut juga sewaktu-waktu kambuh sehingga jika dibiarkan sendiri dirumah sangat berbahaya. Oleh sebab itu Buda lebih memilih bekerja di rumah sebagai pengerajin ate sambil menjaga kakaknya tersebut.
Penghasilan Buda sendiri dari hasil pengrajin ate dalam 10 hari baru bisa selesai satu buah kerajinan dengan harga jual Rp120 ribu itupun termasuk modal bahan baku. Dengan nominal segitu, Bude bersama ibu dan kakaknya mencukupi untuk makan dalam sepuluh hari. [igs/wrt]
Berita Karangasem Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 880 Kali
02
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 747 Kali
03
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 565 Kali
04
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 532 Kali
05
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Senin, 30 Maret 2026
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Kamis, 26 Maret 2026
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang
Kamis, 12 Februari 2026