Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 6 November 2026
Kapal China Terobos Wilayah Sengketa, Jepang Protes Keras
BERITABALI.COM, DUNIA.
Jepang melayangkan nota protes diplomatik setelah kapal Angkatan Laut China menerobos wilayah yang disengketakan kedua negara pada hari ini, Senin (4/7).
Kementerian Pertahanan Jepang melaporkan bahwa kapal fregat China itu masuk wilayah kepulauan sengketa itu sekitar pukul 7.44 waktu setempat.
Kemenhan Jepang menyatakan bahwa "[Kapal China] terpantau memasuki kawasan perairan Jepang" di barat daya kepulauan yang dikuasai Negeri Sakura.
Menurut AFP, kawasan kepulauan tersebut dikenal dengan nama Senkaku di Jepang dan disebut sebagai Diaoyu oleh China. Berdasarkan klaim Jepang, China memasuki kawasan perairan yang berjarak 12 mil laut dari wilayah mereka.
"Kami menyampaikan kekhawatiran dan melayangkan protes kami ke China melalui jalur diplomatik, dan mendesak mereka untuk mencegah [insiden serupa] terulang," ujar wakil kepala sekretaris kabinet Jepang, Seiji Kihara.
Seiji menegaskan bahwa kepulauan itu "merupakan teritori Jepang dari sudut pandang sejarah kedua negara dan hukum internasional."
Tak hanya China, Rusia juga dilaporkan mengerahkan sejumlah kapal perangnya ke sekitar wilayah sengketa Jepang tersebut pada hari ini.
Meski demikian, Kemhan Jepang belum dapat mengonfirmasi kabar yang pertama kali disiarkan oleh kantor berita NHK tersebut.
Belakangan ini, armada militer China dan Rusia memang kerap membayangi wilayah Jepang. Pada Mei lalu, China dan Rusia menggelar latihan jet tempur di dekat kawasan Jepang.
Baca juga:
Produk RI Bebas Biaya Masuk ke UEA
China berdalih bahwa latihan itu merupakan bagian dari "rencana kerja sama militer tahunan" antara Beijing dan Moskow.
Meski jet-jet itu tak menerobos kawasan Jepang, Negeri Sakura menegaskan bahwa pergerakan itu "provokatif" mengingat saat itu Tokyo sedang menjadi tuan rumah pertemuan penting.
Pertemuan itu dihadiri para pemimpin blok Quad, yaitu Jepang, Amerika Serikat, Australia, dan India.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 635 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 522 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan