Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 26 Oktober 2026
Kapolres Badung Ingatkan Personel Bijak Bermedia Sosial
BERITABALI.COM, BADUNG.
Kapolres Badung AKBP Joseph Edward Purba, SH, SIK, MH., mengingatkan seluruh personel Polres Badung agar cerdas berkomunikasi dan bijak menggunakan media sosial di tengah pesatnya perkembangan teknologi informasi.
Pesan tersebut disampaikan saat membuka kegiatan peningkatan kemampuan personel bertema “Cerdas Berkomunikasi, Bijak Bermedia Sosial” yang digelar bersama Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Bali, Jumat (11/9/2026).
Sebanyak 50 personel Polres Badung mengikuti pelatihan yang berfokus pada literasi digital, etika bermedia sosial, serta strategi komunikasi publik.
AKBP Joseph mengatakan informasi yang beredar di media sosial dapat menyebar dengan cepat dan memengaruhi opini publik. Karena itu, aktivitas digital anggota Polri dinilai dapat turut menentukan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian.
Ia meminta personel tidak mudah terpancing informasi yang beredar sebelum dilakukan verifikasi. Anggota juga diharapkan memahami karakter media sosial, berpikir kritis, serta memberikan respons secara tepat dan bertanggung jawab.

Kapolres menekankan pentingnya memastikan sumber informasi, memeriksa kebenaran data, serta mempertimbangkan dampak sebelum mengunggah maupun membagikan konten.
“Jangan sampai jari kita lebih cepat daripada pikiran kita,” tegasnya.
Menurut AKBP Joseph, media sosial perlu dimanfaatkan sebagai sarana membangun kepercayaan publik, menangkal hoaks, dan memperkuat hubungan antara Polri dengan masyarakat. Personel juga diharapkan dapat menjadi garda terdepan komunikasi digital yang profesional, responsif, dan berintegritas.
Sementara itu, mewakili Ketua AMSI Bali, Ngakan Made Giriyasa menyampaikan dukungan terhadap kegiatan peningkatan kemampuan personel Polres Badung tersebut. Menurutnya, ruang digital saat ini semakin dipenuhi berbagai informasi, termasuk hoaks dan konten negatif.
Karena itu, literasi digital dinilai perlu terus diperkuat melalui kegiatan yang dilakukan secara berkelanjutan, khususnya bagi aparatur yang berhadapan langsung dengan masyarakat dan memiliki peran dalam komunikasi publik.
Dalam kegiatan tersebut, AMSI Bali menghadirkan dua narasumber, yakni Lenny Pande selaku Media & Public Relations sekaligus anggota Majelis Etik AMSI Bali, serta Dr. Ni Made Ras Amanda G., S.Sos, M.Si, akademisi Universitas Udayana yang juga merupakan anggota Majelis Etik AMSI Bali.

Made Ras Amanda membawakan materi mengenai informasi digital dari perspektif akademis, khususnya terkait fenomena komunikasi digital.
Sementara Lenny Pande menyampaikan pandangan mengenai peran media dan pentingnya literasi informasi di era digital.

Materi tersebut dikemas dengan tema “HOAX? NO, JOURNALIST? YES! Saring Sebelum Sharing, Konfirmasi Sebelum Publikasi”.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/rls
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5858 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4605 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2576 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2214 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2198 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan