Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 30 Juli 2026
Kapolres: Korban Sempat Baku Hantam Dengan Pelaku
Kuta Utara
BERITABALI.COM, BADUNG.
Pembantaian Heidi Murphy (35) asal Sidney Australia, di Vila Mekar Sari Jalan Kayu Putih No 2 Banjar Pengubengan Desa Tibubeneng Kuta Utara, terus diselidiki aparat kepolisian.
Polisi menduga, pelakunya orang dikenal dan sebelum perampokan terjadi, sudah bertamu didalam rumah. Demikian dikatakan Kapolres Badung AKBP Ahmad Subarkah.Dijelaskannya, ada dugaan, pelaku sudah ada didalam rumah, bertamu. Setelah cekcok, pelaku marah dan menghunus senjata tajam.
“Pelaku sudah ada didalam rumah. Jadi kemungkinan ada motif bertamu,” urainya.Dikatakannya, dalam perkelahian dengan perampok, korban mengadakan perlawanan. Akibatnya, telinga korban dan jari luka robek ditebas pelaku.“Kemungkinan korban melawan karena telinga dan jarinya luka. Ruangan tamu juga berantakan,” ucap Kapolres.
Apakah ada indikasi korban diperkosa, dibunuh lalu dirampok ? Kapolres enggan berkomentar. Menurutnya, dugaan perampokan belum ditemukan. Meski ada keterangan laptop dan handphone korban hilang.“Kasus perkosaan kayaknya tidak, perampokan juga tidak. Karena barangnya masih ada. Masih diselidiki keakuratan hilangnya laptop dan handphone,” paparnya. (Che)
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3896 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2962 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2053 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2025 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1812 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun