Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Minggu, 27 September 2026
Kapolresta Denpasar: Bendera di Mesjid Kepaon Tidak Ada Kaitan dengan HTI
Senin, 29 Oktober 2018,
06:00 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com,Denpasar. Kapolresta Denpasar Kombespol Hadi Purnomo membenarkan adanya pengibaran bendera warna hitam di depan masjid di Kepaon, Denpasar Selatan belum lama ini. Namun hal itu katanya tidak ada kaitannya dengan Hizbut Tahrir Indonesia (HTI).
[pilihan-redaksi]
Hal itu disampaikan Kombes Hadi saat dikonfirmasi wartawan, Minggu (28/10). “Ya benar ada bendera itu, tapi tidak ada kaitannya dengan HTI. Itu hanya umbul-umbul yang biasanya dipasang menjelang perayaan Maulid Nabi Muhammad. Karena banyak orang yang tidak tahu sehingga mengira itu bendera HTI,” tegas mantan Kapolres Gianyar ini.
Hal itu disampaikan Kombes Hadi saat dikonfirmasi wartawan, Minggu (28/10). “Ya benar ada bendera itu, tapi tidak ada kaitannya dengan HTI. Itu hanya umbul-umbul yang biasanya dipasang menjelang perayaan Maulid Nabi Muhammad. Karena banyak orang yang tidak tahu sehingga mengira itu bendera HTI,” tegas mantan Kapolres Gianyar ini.
Kombes Hadi pun mengimbau kepada masyarakat untuk tidak resah. Sementara guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan terlebih situasi belakangan ini, kepolisian sudah berkoordinasi dengan pihak Masjid Al-Muhajirin Masjid Kepaon.
“Jadi, pihak Masjid sudah menurunkan dan menyimpan umbul-umbul itu. Saya berharap khususnya kepada umat Islam di Bali untuk menahan diri dan tidak terprovokasi,” ungkap perwira yang sebentar lagi menjabat Direktur Polair Polda Bali ini.
Diketahui, beberapa pemilik akun facebook memviralkan pengibaran bendera berwarna hitam diduga bertuliskan kalimat tauhid depan Masjid Al-Muhajirin di Kampung Kepaon, Denpasar.
[pilihan-redaksi2]
Sementara saat acara Simakrama dengan insan media belum lama ini, Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Benny Susianto juga meminta kepada umat Islam khususnya di Bali tidak terprovokasi dengan adanya peristiwa pembakaran bendera tauhid di Garut, Jawa Barat.
Sementara saat acara Simakrama dengan insan media belum lama ini, Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Benny Susianto juga meminta kepada umat Islam khususnya di Bali tidak terprovokasi dengan adanya peristiwa pembakaran bendera tauhid di Garut, Jawa Barat.
“Pelakunya (pembakar bendera) khan sudah mengakui semuanya dan meminta maaf. Jadi, menurut saya diserahkan semuanya kepada proses hukum di kepolisian,” ujar Mayjend Benny. (bbn/Spy/rob)
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
01
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8484 Kali
02
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5831 Kali
03
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3654 Kali
04
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2483 Kali
05
ABOUT BALI
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Jumat, 11 September 2026
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Selasa, 1 September 2026