Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 13 Agustus 2026
Karangasem Batasi Jam Operasi Truk Berat, Berlaku Desember 2025
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Aktivitas truk bertonase besar, khususnya pengangkut galian C di Kabupaten Karangasem bakal diatur lebih ketat.
Hal ini menyusul terbitnya draf Surat Edaran (SE) Gubernur Bali Wayan Koster yang membatasi jam operasional kendaraan dengan tonase di atas 5 ton.
Kepala Dinas Perhubungan Karangasem, Tjokorda Surya Dharma, menjelaskan pembatasan ini bertujuan mengurangi potensi kecelakaan lalu lintas dan kemacetan yang kerap dikeluhkan warga.
Berdasarkan rancangan SE tersebut, truk berat hanya diperbolehkan melintas mulai pukul 21.00 hingga 05.00 WITA. Namun, khusus di Karangasem, jam operasi dimajukan menjadi pukul 20.00 hingga 05.00 WITA.
“Mulai pukul 20.00 arus lalu lintas di Karangasem relatif sepi, sehingga risiko kecelakaan dan kemacetan bisa ditekan,” ujarnya, Kamis (14/8/2025).
Pembatasan ini akan berlaku di sejumlah jalur utama Karangasem seperti Jalan Sidemen–Selat, Jalan Muncan–Lebih, Jalan Bebandem–Pengadangan, hingga Jalan Jungutan–Tihingan.
Rencananya, aturan tersebut mulai diberlakukan pada awal Desember 2025, setelah melalui tahap pembahasan di seluruh kabupaten/kota di Bali. Dishub bersama pihak terkait juga akan segera melakukan sosialisasi dan pengawasan di lapangan.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4506 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2321 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 1963 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1592 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1036 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun