Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 27 Agustus 2026
Karena pandemi Shin Tae-yong kesulitan ajak keluarga ke Indonesia
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Shin Tae-yong Timnas Indonesia yang namanya sedang banyak dibicarakan ini diketahui adalah warga Korea Selatan dan sudah berkeluarga. Namun Shin Tae-yong kesulitan untuk mengajak anak dan istrinya berkunjung ke Indonesia.
Pelatih sepak bola berusia 51 tahun itu mengaku kesulitan mendapatkan izin pindah dari Korea Selatan ke Indonesia. Aplagi dalam keadaan pandemi Covid-19 sekarang. Oleh karena itu, Shin Tae-yong tak bisa mengajak sang istri, Cha Young-joo, tinggal di Tanah Air. Sementara itu, kedua anak Shin Tae-yong yakni Shin Jae-won dan Shin Jae-hyuk menetap di Korea Selatan karena tengah berkarier sebagai pesepakbola di sana.
Masalah izin susah karena Covid-19. Sebenarnya bisa saja ikut, tapi prosesnya sulit,” kata Shin Tae-yong saat hadir di podcast Deddy Corbuzier bertajuk Close The Door. Meski begitu, Shin Tae-yong memiliki keinginan. Ia berharap suatu hari nanti dapat tinggal bersama sang istri di Pulau Bali.
“Saya sering ke Bali untuk jalan-jalan. Jujur, sebenarnya saya ingin tinggal di Bali. Saya sangat senang berada di sana,” lanjut mantan juru taktik Timnas Korea Selatan di Piala Dunia 2018 tersebut.
Shin Tae-yong juga mengaku senang dengan cuaca Indonesia yang cenderung panas. Ia mengaku bisa beradaptasi dengan mudah terhadap cuaca Indonesia yang dikenal kurang ramah terhadap warga asing.
Reporter: bbn/tim
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4689 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2500 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 2140 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1762 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1185 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun