Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 11 September 2026
Karena Tekanan Ekonomi, Sukarma Gantung Diri
BERITABALI.COM, TABANAN.
Satu lagi krama Bali mati sia-sia, lantaran terbelit tekanan ekonomi membuat I Ketut Sukarma (39) nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri di rumahnya Banjar Pande, Desa Kediri, Tabanan, Selasa (1/4). Sukarma ditemukan tewas oleh istrinya Ni Putu Mudastri (35) dalam posisi menggantung dengan tali plastik warna hijau, sekitar pukul 02.00 dini hari.
Sebelum ditemukan tewas, korban dan saksi sempat menonton TV di rumahnya Senin malam (31/3). Karena ngantuk saksi duluan pergi tidur dan korban masih sendirian menonton TV. Beberapa jam kemudian, sektiar pukul 02.00 Wita, saksi tidak menemukan korban di tempat tidurnya. Saksi kemudian keluar kamar dan mendapati TV nya masih menyala. Saksi kemudian mencari keberadaan korban, cukup lama mencari.Saksi kemudian menemukan tubuh suaminya dalam posisi menggantung di pekarangan rumahnya.
Saksi berteriak meminta tolong. Teriakan saksi membuat seisi rumah bangun, mereka kemudian bersama-sama menurunkan tubuh korban dari posisi semula menggantung dengan tali plastik wana hijau. Sayang nyawa korban tidak dapat ditolong karena tubuhnya sudak terbujur kaku. Kapolsek Kediri AKP Suinaci saat mendampingi Pahumas Kompol IWG Suwahyu seizin Kapolres Tabanan membenarkan aksi bunuh diri tersebut.Dikatakannyakorban tewas murni karena gantung diri, karena tidak ada tanda-tanda kekerasan di tubuh korban.
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3309 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 779 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 718 Kali
ABOUT BALI
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman