Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Rabu, 4 November 2026
Karya Ngusaba Desa Ngusaba Nini Lan Wraspati Kalpa Desa Sembung Gede
Minggu, 23 September 2018,
12:36 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, TABANAN.
Beritabali.com,Tabanan. Wakil Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya menghadiri Dudonan karya ngusaba desa, ngusaba nini lan wraspati kalpa di Desa Pakraman Sembung Gede, Sabtu (22/9).
[pilihan-redaksi]
Dalam sambutannya Wabup Sanjaya memberikan apresiasi kepada masyarakat Sembung Gede, dan berpesan agar masyarakat selalu menjaga persatuan dan menjaga kelestarian adat, agama dan budaya.
Dalam sambutannya Wabup Sanjaya memberikan apresiasi kepada masyarakat Sembung Gede, dan berpesan agar masyarakat selalu menjaga persatuan dan menjaga kelestarian adat, agama dan budaya.
“Saya memberikan apresiasi kepada masyarakat Desa Pakraman Sembung Gede yang telah melaksanakan karya dengan kompak, gotong-royong dan bersatu sehingga karya ini dapat berjalan dengan baik. Ingat selalu jaga persatuan dan kesatuan serta kelestarian adat agama dan budaya kita.” Ungkapnya.
Pihaknya berharap masyarakat selalu menjalin komunikasi dan koordinasi yang baik dengan pemerintah untuk bersama-sama mewujudkan Tabanan yang Sejahtera, Aman dan Berprestasi.
“Jaga hubungan dengan komunikasi dan koordinasi. Ke depan harus lebih pro aktif, apa yang menjadi keinginan warga dikomunikasikan ke pemerintah.” Imbuhnya.
[pilihan-redaksi2]
Sementara itu, panitia karya Gusti Nyoman Subagia menjelaskan tujuan kegiatan ini secara umum adalah untuk memohon kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa untuk memberikan kesuburan dan perbaikan di Bumi, serta memohon ketenangan dan keharmonisan kepada pemerintah dan masyarakat Tabanan.
Sementara itu, panitia karya Gusti Nyoman Subagia menjelaskan tujuan kegiatan ini secara umum adalah untuk memohon kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa untuk memberikan kesuburan dan perbaikan di Bumi, serta memohon ketenangan dan keharmonisan kepada pemerintah dan masyarakat Tabanan.
“Kita berharap agar masyarakat dan pemerintahan dapat berjalan dengan harmonis dan sejahtera,” ungkapnya.
Pihaknya menjelaskan, puncak karya ini akan berlangsung pada Purnama Kapat tanggal 24 September. Dalam karya ini, setiap pengempon dikenai iuran 1,2juta rupiah per Kepala Keluarga (KK). “Pelaksanaan karya ini sudah di program sejak 3 tahun lalu.Pengempon pura terdiri dari 3 banjar yakni banjar Sembung Gede Kaja, Kelod dan Tengah,” imbuhnya. (bbn/rlstbn/rob)
Berita Tabanan Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
02
03
04
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 588 Kali
05
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 464 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026