Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 29 Oktober 2026
Kejari Negara Kerja Marathon
Beritabali.com, Negara
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Gerah dinilai lambat dalam menuntaskan berbagai dugaan kasus korupsi di Jembrana, Kejaksaan Negeri (Kejari) Negara bekerja marathon. Kasus ambrolnya senderan di Tukad Ijogading merupakan salah satu kasus yang digeber penyelesaiannya.
Dari informasi yang dihimpun, Selasa (25/8) saat ini kasus ambrolnya senderan di Tukad Ijogading telah berhasil menetapkan satu tersangka, yakni Gede Artawan selaku Direktur PT. Bayu Duta Sejati yang mengerjakan proyek senilai Rp. 1,9 miliar. Sedangkan tersangka lainnya masih dibidik.
Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Negara, Andari Koestamastoeti,S.H ketika dihubungi Selasa (25/8) membenarkan kalau pihaknya saat ini sedang memeriksa tersangka kasus ambrolnya senderan di Tukad Ijogading tersebut.
”Meskipun puasa kami berusaha maksimal melakukan pemeriksaan,” katanya. Sementara Kasi Pidsus, Endrianto Isbandi menambahkan kalau dalam kasus tersebut pihaknya telah menetapkan seorang tersangka. “Kami masih mencari tersangka lainnya dari berbagai pengembangan,” katanya.
Menurut Endrianto, dari keterangan pemborong terungkap kalau proyek tersebut serah terima awal sudah 100 persen. Namun dua kali terjangan banjir membuat proyek tersebut ambrol.
“Karena jebol, Dinas PULH berusaha memperbaiki disertai dengan perubahan gambar namun tidak disertai dengan penambahan dana. Karena ada perubahan gambar ini, rekanan mengaku tidak sanggup mengerjakan sehingga proyek tersebut ditinggalkan,” terangnya.
Sementara dari keterangan Kadis PULH, imbuh Endrianto, sudah menegur pihak rekanan baik secara tertulis maupun lisan bahkan sudah diupayan dengan memperpanjang masa pemeliharaan namun pihak rekanan tetap tidak mau memperbaikinya.
“Jadi kondisi proyek hancur seperti sekarang ini. Itu baru keterangan dari dua pihak, nanti kami kembangkan lagi sehingga tidak menutup kemungkinan akan berkembang sampai ke tingkat atas untuk mengetahui siapa sebenarnya yang berkompeten dalam proyek ini. Nanti kami konfrontir sehingga semuanya menjadi jelas,” terangnya. (dey)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5972 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4664 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2650 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2306 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2233 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan