Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 10 Mei 2026
Kelian Banjar Dianiaya 3 Pemuda Mabuk
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Beritabali.com, Karangasem. Diduga mabuk, tiga orang pemuda ngamuk dan aniaya Kelian Banjar hingga tersungkur dan mengalami bocor pada bagian kepala.
[pilihan-redaksi]
"Begitu dapat laporan, kami langsung ke TKP dan memeriksa saksi-saksi untuk penyelidikan lebih lanjut," ujar Kapolsek Abang AKP I Nyoman Sugitayasa, SH, Senin (6/11).
Kejadian penganiayaan tersebut berlangsung pada Jumat (3/11) di Banjar Dinas Asah Dulu, Desa Datah, Kecamatan Abang, Karangasem sekitar pukul 19.30 wita. Saat itu, korban I Nyoman Putu Sumana (49) yang juga selaku Kelian Banjar Adat bersama prajuru sedang mecacar atau melakukan pembagian daging babi guling yang sebelumnya dipakai sarana upakara di Pura Banjar tersebut.
Saat salah satu prajuru sedang membacakan absen warga banjar untuk mengambil bagian daging yang sudah di cacar, tiba-tiba ketiga pelaku yakni IND alias Doyok (26), INK alias Kadir (24), dan INS alias Suter (26) datang mendekat. Salah satu pelaku yakni INS alias Suter langsung menendang daging yang sudah tercacar di lantai.
Melihat kejadian tersebut, korban yang juga selaku Kelian Banjar marah dan bermaksud untuk menegur pelaku. Belum sempat menegur pelaku Suter dan Kadir langsung mendorong korban, kemudian Doyok memukul kepala korban hingga luka.
Saat ini kasus tersebut sedang ditangani oleh Unit Reskrim Polsek Abang, sementara stuasi di Dusun Asah Dulu, Desa Datah, Kecamata Abang kondusif. [igs/wrt]
Reporter: -
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 930 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 772 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 586 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 549 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik