Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Selasa, 3 November 2026
Kematian Penyu di Jembrana, Pelestari Penyu Harap Ada Penelitian Penyebabnya
Minggu, 28 Oktober 2018,
06:17 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Beritabali.com,Jembrana. Banyaknya penyu dewasa yang mati di pantai Perancak, Jembrana mengundang keprihatinan para pelestari Penyu di Jembrana. Mereka berharap ada penelitian untuk mencari sebab penyu-penyu ini mati dalam waktu yang hampir berdekatan.
[pilihan-redaksi]
Koordinator Kelompok Pelestari Penyu (KPP) Kurma Asih, Wayan Anom Astika Jaya mengatakan tahun ini sudah cukup banyak penyu yang mati dan rata-rata umurnya diperkirakan lebih dari 30 tahun. "Kami berharap ini (penyu mati) tidak terjadi lagi. Dan bila perlu, ada penelitian penyu-penyu ini banyak mati. Sehingga bisa dilakukan pencegahan,” ujar Anom.
Koordinator Kelompok Pelestari Penyu (KPP) Kurma Asih, Wayan Anom Astika Jaya mengatakan tahun ini sudah cukup banyak penyu yang mati dan rata-rata umurnya diperkirakan lebih dari 30 tahun. "Kami berharap ini (penyu mati) tidak terjadi lagi. Dan bila perlu, ada penelitian penyu-penyu ini banyak mati. Sehingga bisa dilakukan pencegahan,” ujar Anom.
Selama puluhan tahun berkecimpung dalam pelestarian penyu di Jembrana, fenomena matinya penyu-penyu di laut ini baru kali ini terjadi. Apalagi interval waktu antara penyu yang satu dan lainnya yang ditemukan mati cukup dekat.
Menurutnya, selama ini pihaknya dan beberapa KPP lain di Jembrana terus berupaya melestarikan penyu, agar populasi penyu terus bertambah. Saat ini seluruh jenis Penyu masuk kategori hewan dilindungi.
Sementara itu dari pendataannya penyu ditemukan dalam keadaan mati membusuk di pesisir pantai Desa Perancak Kecamatan Negara, Jembrana Jumat (26/10) dan Sabtu (27/10). Kali ini dua ekor penyu dewasa ditemukan warga mati terdampar dimana pada Jumat (26/10) lalu ditemukan di pantai depan sebuah villa di Perancak dan Sabtu pagi di Pantai Dangin Berawah Desa Delod Berawah, Kecamatan Mendoyo.
"Yang ditemukan Jumat dan Sabtu kemarin sudah dikuburkan," kata Anom, Sabtu (27/10).
[pilihan-redaksi2]
Dari data sebelumnya penyu lekang mati ditemukan pada 10 Juni lalu sebanyak 3 ekor di Pantai Tembles, Rambut Siwi dan Penyaringan dengan berbagai ukuran. Pada 11 Juni sebanyak 2 ekor di Pantai Yeh Buah Penyaringan. Pada 12 Juni sebanyak 3 ekor di Pantai Air Kuning, 13 Juni sebanyak 2 ekor di Pantai Perancak dan 10 Juli sebanyak 1 ekor di Yeh Buah. Serta 14 Juli sebanyak 1 ekor di Perancak.
Dari data sebelumnya penyu lekang mati ditemukan pada 10 Juni lalu sebanyak 3 ekor di Pantai Tembles, Rambut Siwi dan Penyaringan dengan berbagai ukuran. Pada 11 Juni sebanyak 2 ekor di Pantai Yeh Buah Penyaringan. Pada 12 Juni sebanyak 3 ekor di Pantai Air Kuning, 13 Juni sebanyak 2 ekor di Pantai Perancak dan 10 Juli sebanyak 1 ekor di Yeh Buah. Serta 14 Juli sebanyak 1 ekor di Perancak.
Penyu betina juga ditemukan pada tanggal 5 September 2018, tanggal 9 September 2018 jenis penyu lekang jantan dan tanggal 21 September 2018 jenis penyu lekang betina. Penyu yang mati ini lokasinya semua terdampar di pantai Perancak.
Menurut Anom, kematian dua penyu pada 26 dan 27 Oktober belum diketahui pasti penyebabnya. Namun jika dilihat ciri-cirinya diduga tersangkut jaring karena di bagian flipernya ada bekas terluka. "Tapi bisa juga karena keracunan," jelasnya. (bbn/Jim/rob)
Berita Jembrana Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
02
03
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 547 Kali
04
BNNK Buleleng Temukan 14 Orang Positif Narkotika
Dibaca: 404 Kali
05
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 401 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026