Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Kamis, 29 Oktober 2026
Klungkung Jalin Kerjasama dengan Jepang untuk Pengadaan Mesin Pompa
Rabu, 22 Agustus 2018,
17:05 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, KLUNGKUNG.
Beritabali.com,Klungkung. Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta menjalin kerjasama dengan Pemerintah Provinsi Toyama, Jepang untuk mendapatkan bantuan hibah teknologi mesin pompa air untuk lahan Subak Sema Agung Banjarangkan yang selama ini mengalami kesulitan air.
[pilihan-redaksi]
Pihak Toyama Jepang, dikenal memiliki sejumlah teknologi mesin yang berguna di bidang pertanian. Untuk mewujudkan hal ini, Bupati Suwirta bersama Kepala Dinas Pertanian Klungkung, Ida Bagus Juanida menemui Konsulat General Jepang di Renon Denpasar untuk menyerahkan proposal permohonan bantuan, Selasa (21/8).
Pihak Toyama Jepang, dikenal memiliki sejumlah teknologi mesin yang berguna di bidang pertanian. Untuk mewujudkan hal ini, Bupati Suwirta bersama Kepala Dinas Pertanian Klungkung, Ida Bagus Juanida menemui Konsulat General Jepang di Renon Denpasar untuk menyerahkan proposal permohonan bantuan, Selasa (21/8).
Dalam pertemuan tersebut Bupati I Nyoman Suwirta diterima oleh Deputi Konsulat jendral jepang Koichi Ohasi bersama dua orang perwakilan Toyama yakni Koshin Takata, Teppei Asano. Bupati Suwirta melaporkan kondisi lahan pertanian Subak Sema Agung seluas 70 hektar dan terbagi 6 tempek mengalami kesulitan air akibat posisi air sungai tukad Bubuh yang jauh berada dibawah.
Mengingat posisi sungai yang berada dibawah sedalam +50m dan kemiringan 80 derajat, maka dibutuhkan mesin pompa khusus yang dapat mengangkat air sungai tersebut.
“Saat ini lahan subak Sema Agung hanya bisa ditanami dua tahun sekali, dengan bantuan mesin dari Toyama dan telah dilakukan kajian, maka akan bisa ditanami setahun sekali,” Ujar Bupati Suwirta.
Kadis Pertanian I B. Juanida dalam kesempatannya juga menyampaikan, pihak Toyama telah melakukan survey di lokasi, dan dari survey tersebut diputuskan penggunaan mesin pompa dengan tenaga Solar Cell atau energi matahari. Mesin ini memiliki kapasitas 16,6 liter/detik dan nantinya akan mampu mengairi ¼ dari keseluruhan subak Sema Agung.
“Dengan mesin dari Toyama ini diharapkan akan dapat mendukung mesin yang sudah ada sebelumnya di subak Sema Agung.” Ujar Kadis IB. Juanida.
[pilihan-redaksi2]
Ditambahkan selama ini para petani menggunakan tiga buah mesin pompa konvensional guna mengangkat air dari sungai. Tapi mesin ini hanya mampu mengangkat sedikit air serta membutuhkan dana operasional yang besar untuk pemenuhan bahan bakarnya. “90% proposal kita telah disetujui baik itu oleh pihak Toyama maupun Konsulat, mudah mudah bantuan hibah ini bisa segera terealisasi,” Ujarnya optimis.
Ditambahkan selama ini para petani menggunakan tiga buah mesin pompa konvensional guna mengangkat air dari sungai. Tapi mesin ini hanya mampu mengangkat sedikit air serta membutuhkan dana operasional yang besar untuk pemenuhan bahan bakarnya. “90% proposal kita telah disetujui baik itu oleh pihak Toyama maupun Konsulat, mudah mudah bantuan hibah ini bisa segera terealisasi,” Ujarnya optimis.
Menanggapi laporan tersebut Deputi Konsulat jendral Jepang, Koichi Ohasi yang telah fasih berbahasa Indonesia ini mengaku mengerti akan keadaan yang dialami para petani subak Seme Agung. Konsulat General Jepang akan dengan senang hati untuk menerima proposal ini untuk selanjutnya melaporkan ke kedutaan besar Jepang di Jakarta.
“Kami Konsulat General Jepang akan sangat senang bisa membantu Kabupaten Klungkung untuk mewujudkan bantuan hibah mesin ini,” ujar Deputi Konsulat jendral Jepang Koichi Ohasi. (bbn/rlsklk/rob)
Berita Klungkung Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5961 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4661 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2648 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2298 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2231 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026