Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Minggu, 10 Mei 2026
Klungkung Petakan Desa Rawan Kena Dampak Erupsi Gunung Agung
Senin, 18 September 2017,
16:36 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, KLUNGKUNG.
Beritabali.com, Klungkung. Sejak Gunung Agung dinyatakan berstatus waspada, pihak BPBD Kabupaten Klungkung terus melakukan langkah langkah antisipasi jika sampai Gunung Agung meletus.
BPBD Senin (18/9) mengadakan pemetaan desa-desa yang rawan kena dampak erupsi Gunung Agung. Menurut Ketua Pelaksana Harian BPBD Klungkung Putu Widiada, ada 13 desa yang menjadi daerah rawan kena dampak letusan Gunung Agung.
[pilihan-redaksi]
Ke-13 desa yang masuk daerah rawan kena dampak letusan yakni, Desa Selat, Desa Tegak, Desa Akah, Kelurahan Semarapura Kangin, Kelurahan Semarapura Kelod Kangin, Desa Kamasan, Desa Gelgel, Desa Tangkas, Desa Jumpai, semua ada di Kecamatan Klungkung. Sedangkan di Kecamatan Dawan daerah yang rawan terdampak erupsi Gunung Agung, yakni Dusun Gerombong, Desa Sulang, Desa Sampalan Kelod, Desa Gunaksa, Desa Kusamba.
“Ke 13 desa dimaksud masuk garis merah kena dampak letusan Gunung Agung,” kata Widiada.
Selain memetakan desa-desa yang rawan terdampak letusan Gunung Agung, pihak BPBD pun mencatat jumlah warga dari ke 13 desa tersebut. Ada sebanyak 52.000 jiwa yang harus mendapat perhatian kalau Gunung Agung meletus.
“Pemetaan dan pendataan ini dimaksudkan agar memudahkan kami melakukan penanganan kalau kemungkinan terburuk terjadi. Demikian pula untuk memudahkan melakukan evakuasi dan penyaluran bantuan,” tandas Putu Widiada.
Terkait kemungkinan adanya hujan abu vulkanik, Widiada mengaku sudah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan, Pusdalops PB Bali, BPBD Bali agar membantu mengirimkan bantuan masker. Widiada juga mengaku sudah menyiapkan logistik seperti tenda, masker dan makanan siap saji.
“Karena masalah bencana ini masalah serius, kami terus berkoordinasi dengan pihak pihak terkait termasuk Perbekel, kami minta bisa menyebarkan informasi yang akurat dan jelas sumbernya ke masyarakat, sehingga masyarakat tidak dibuat panic,” ujarnya. [wan/wrt]
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 934 Kali
02
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 773 Kali
03
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 590 Kali
04
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 551 Kali
05
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Senin, 30 Maret 2026
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Kamis, 26 Maret 2026
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang
Kamis, 12 Februari 2026