Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 10 Mei 2026
Koki Perancis Minta Ijin Hidangkan Burung Ortolon
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Sejumlah koki terkemuka di Perancis berkampanye agar burung penyanyi Ortolon bisa mereka hidangkan lagi kepada konsumen. Pelarangan telah berlangsung selama 15 tahun karena burung terancam punah.
Para koki juga memiliki alasan karena pelarangan justru menyuburkan pasar gelap yang menurut mereka bertangguungjawab untuk penjualan ilegal sebanyak 10 sampai 30 ribu burung setiap tahunnya.
Kini mereka berharap setidaknya bisa menghidangkan kembali burung Ortolon setidaknya satu hari atau satu minggu dalam setahun.
Burung si penyanyi Ortolon adalah salah satu hidangan termahal di Perancis. Harganya bisa mencapai 100 poundsterling atau hampir Rp 2 juta meski ukurannya yang sangat kecil.
Koki umumnya menghidangkan Ortolon utuh dan seluruh bagian tubuhnya bisa dimakan. Orang yang mengkonsumsinya biasanya menutupi kepala mereka dengan serbet sebagai simbol malu kepada Tuhan. Hidangan ini pun mendapat label sebagai kenikmatan yang berdosa.
Keinginan para koki jelas mendapat tentangan dari kelompok konservasi burung. Apalagi Ortolon masuk dalam 'daftar merah' Eropa sebagai burung yang terancam punah.
"Mengingat populasinya menurun di Eropa, kita akan menentang setiap tindakan yang tidak perlu seperti ini," kata Juru Bicara Birdlife International, seperti dilansir dari independent, Minggu (21/9/2014).
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 930 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 772 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 586 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 549 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik