Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 23 September 2026
Konjen AS Pantau Kasus Pembunuhan Warganya di Bali
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Pihak Kepolisian Resort Kota Denpasar terus berkoordinasi dengan pihak Konsulat Jendral AS pasca terbunuhnya salah seorang warga negara Amerika Serikat, Sheila Ven Wilse Mae (62) dan jasadnya dimasukan koper dan bagasi taxi yang parkir di lobi Hotel St Regis, Nusa Dua, Bali.
Kapolresta Denpasar Kombes Pol Djoko Hari Utomo menyatakan pihaknya terus berkoordinasi dengan Konjen AS untuk rencana autopsi dan penanganan kasus yang menggemparkan warga Bali tersebut.
Pasalnya, kata Djoko, sampai saat ini proses autopsi terhadap korban belum bisa dilakukan karena masih menunggu persetujuan pihak keluarga di Amerika Serikat.
"Kami masih menunggu persetujuan keluarga, tentunya diharapkan secepatnya bisa dilakukan autopsi untuk mengungkap penyebab kematian korban," ujar Kombes Djoko, Rabu 13 Agustus 2014.
Menurut Djoko, meski kedua warga negara telah ditangkap, pihak kepolisian belum bisa memintai keterangan lebih jauh dari kedua tersangka yaitu anak korban bernama Heather Loisa Mack (19) dan pacarnya Tommy Schaefer (21) yang hingga kini masih tutup mulut.
Untuk memperlancar penangan kasusnya yang tergolong keji itu, Djoko mengaku telah meminta bantuan pihak Konjen AS di Bali agar melakukan pendekatan dengan pelaku dan keluarga korban serta memfasilitasi pendampingan bantuan hukum bagi kedua tersangka.
"Pelaku baru mau bicara jika ada kuasa hukum. Sampai saat ini belum ada kuasa hukum yang ditunjuk untuk mendampingi kedua pelaku," jelasnya.
Djoko menegaskan kasus pembunuhan tersebut mendapat perhatian serius dari pihak Konjen AS di Bali yang terus memantau perkembangan penanganan kasus salah satu warganya.
Sampai saat ini, pihak kepolisian masih menunggu kesiapan dari kedua pelaku untuk mendapat pemdampingan kuasa hukum sebelum menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
"Kami sudah minta Konjen untuk memfasilitasi kedua pelaku penerjemah dan kuasa hukum. Meski kami bisa membantu mengupayakannya, sebab sesuai mekanisme dan ketentuan hukum mereka mesti didampingi kuasa hukum untuk menjalani pemeriksan," tandasnya.
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8326 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5758 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3600 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2433 Kali
ABOUT BALI
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar