Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 25 Oktober 2026
Koordinator LSM Genus Diperiksa Polisi
BERITABALI.COM, BULELENG.
Koordinator LSM Gema Nusantara, Antonius Sanjaya Kiabeni diperiksa polisi terkait kasus pembakaran sejumlah kantor Kepala Desa di Buleleng saat proses Pilkada di Buleleng.
"Saya datang sebagai saksi terkait pembakaran yang dilakukan tawok dan kawan-kawan, tapi saya tidak tahu kenapa kok saya didengarkan keterangannya oleh polisi terkait masalah itu," ungkap Antonius Sanjaya Kiabeni saat memasuki Mapolres Buleleng.
Koordinator LSM Gema Nusantara, Antonius Sanjaya Kiabeni terlihat didampingi penasehat hukum Yulius Logo yang juga mengaku bingung dengan pemanggilan kliennya sebagai saksi dalam kasus tersebut.
"Saya kira kalau melihat BAP yang menyatakan ada tersangka yang lain yang mengait-ngaitkan dengan saksi yang dipanggil sekarang ini, sebenarnya tidak ada relevan untuk mereka dipanggil sebagai saksi,"ungkap Yulius Logo.
"Mungkin dari keterangan Tawok menyebutkan anton bersama Wakil Ketua DPRD pak Arta dan pak Ton sama-sama ke Denpasar ke rumah pak Sember untuk silahturahmi, mungkin itu dikaitkan dengan kasus pembakaran." paparnya.
Pentolan LSM yang kerap mengkritisi kebijakan buruk pemerintah dan juga aparat kepolisian itu menyatakan sangat aneh bila dia diperiksa sebagai saksi dalam kasus pembakaran sejumlah kantor desa paska Pilkada.
"Sebagai warga negara, saya taat pada hukum dan menghomati hukum sehingga bersedia datang memberikan keterangan kepada penyidik dan bukan hanya saya, informasinya pak Arta dan pak Ton Hitler juga akan dipanggil sebagai saksi dalam perkara tersebut, sedang dimintakan izin katanya,"ungkap Anton.
Selain mendengarkan kesaksian Koordinator LSM Gema Nusantara, Antonius Sanjaya Kiabeni terkait kasus pembakaran sejumlah kantor Kepala Desa di Buleleng saat proses Pilkada di Buleleng, polisi juga bakal mendengarkan keterangan dua anggota DPRD Buleleng,
diantaranya Wakil Ketua DPRD Buleleng, Wayan Arta dan anggotanya Gede Ton Hitler, namun saat ini polisi sedang menunggu surat ijin dari Gubernur Bali.
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5748 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4589 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2550 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2196 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2185 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan