Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 26 Oktober 2026
Korban Muntaber Terus Bertambah
Mendoyo
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Wabah muntaber di Desa Yehembang dan Desa Yehembang Kangin, Mendoyo terus meningkat menyusul adanya laporan penambahan jumlah penderita dari Dusun Bangli dan Dusun Wali, Desa Yehembang Kangin, Mendoyo.
Baca juga:
2 Desa dan 1 Kelurahan di Karangasem Jadi
Kepala Dinas Kesehatan dan Kesejahteraan Sosial Jembrana, I Putu Suasta, Kamis (4/9) mengatakan jumlah korban wabah muntaber yang tercatat sejumlah 86 orang dari 6 dusun di wilayah Desa Yehembang dan Desa Yehembang Kangin.
"Tidak semuanya menderita muntaber namun ada juga yang hanya diare. Dari laporan yang masuk hingga pagi ini, 2 orang masih dirawat di RSU Negara dan 1 orang di Puskesmas Pekutatan. Siang ini saya belum cek lagi," ujarnya.
Mengenai penyebab wabah tersebut, Suasta belum bisa menjelaskan secara detail karena masih menunggu hasil cek lab terhadap sampel air.
"Hasilnya paling cepat bisa diketahui 3 hari," tandasnya. Suasta menduga wabah muntaber di Banjar Wali, Desa Yeh Embang Kangin ini disebarkan oleh faktor air dan makanan. Menurutnya m,asyarakat di dusun setempat masih mengkonsumsi
air yang belum memenuhi persyaratan air baku.
"Mereka masih memanfaatkan badan air karena sumber air bersih mereka masih berupa sumber air alami yang
belum memenuhi syarat kesehatan," ujarnya. Selain itu, Suasta juga menduga penyebaran wabah muntaber ini melalui makanan.
Baca juga:
2 Desa dan 1 Kelurahan di Karangasem Jadi
"Selain melalui air, saya menduga penyebaran wabah ini melalui makanan karena mungkin saja seorang carrier (pembawa) kuman penyakit tidak mencuci bersih tangannya saat akan
menghidangkan makanan kepada para warga saat hari raya lalu," terangnya.
Untuk menghentikan wabah tersebut, kata Suasta, pihaknya sudah mengupayakan segala cara namun masih ada satu hal yang perlu diperbaiki, yakni kesadaran masyarakat untuk hidup bersih masih perlu ditingkatkan.
"Apa yang kita upayakan akan menjadi sia-sia manakala masyarakat masih belum sadar akan perilaku hidup bersih. Saya minta bantuan teman-teman pers untuk menyebarluaskan informasi ini kepada masyarakat," harapnya. (dey)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5831 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4598 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2563 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2207 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2191 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan