Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 30 Juli 2026
Korban Muntaber Terus Bertambah
Mendoyo
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Wabah muntaber di Desa Yehembang dan Desa Yehembang Kangin, Mendoyo terus meningkat menyusul adanya laporan penambahan jumlah penderita dari Dusun Bangli dan Dusun Wali, Desa Yehembang Kangin, Mendoyo.
Baca juga:
2 Desa dan 1 Kelurahan di Karangasem Jadi
Kepala Dinas Kesehatan dan Kesejahteraan Sosial Jembrana, I Putu Suasta, Kamis (4/9) mengatakan jumlah korban wabah muntaber yang tercatat sejumlah 86 orang dari 6 dusun di wilayah Desa Yehembang dan Desa Yehembang Kangin.
"Tidak semuanya menderita muntaber namun ada juga yang hanya diare. Dari laporan yang masuk hingga pagi ini, 2 orang masih dirawat di RSU Negara dan 1 orang di Puskesmas Pekutatan. Siang ini saya belum cek lagi," ujarnya.
Mengenai penyebab wabah tersebut, Suasta belum bisa menjelaskan secara detail karena masih menunggu hasil cek lab terhadap sampel air.
"Hasilnya paling cepat bisa diketahui 3 hari," tandasnya. Suasta menduga wabah muntaber di Banjar Wali, Desa Yeh Embang Kangin ini disebarkan oleh faktor air dan makanan. Menurutnya m,asyarakat di dusun setempat masih mengkonsumsi
air yang belum memenuhi persyaratan air baku.
"Mereka masih memanfaatkan badan air karena sumber air bersih mereka masih berupa sumber air alami yang
belum memenuhi syarat kesehatan," ujarnya. Selain itu, Suasta juga menduga penyebaran wabah muntaber ini melalui makanan.
Baca juga:
2 Desa dan 1 Kelurahan di Karangasem Jadi
"Selain melalui air, saya menduga penyebaran wabah ini melalui makanan karena mungkin saja seorang carrier (pembawa) kuman penyakit tidak mencuci bersih tangannya saat akan
menghidangkan makanan kepada para warga saat hari raya lalu," terangnya.
Untuk menghentikan wabah tersebut, kata Suasta, pihaknya sudah mengupayakan segala cara namun masih ada satu hal yang perlu diperbaiki, yakni kesadaran masyarakat untuk hidup bersih masih perlu ditingkatkan.
"Apa yang kita upayakan akan menjadi sia-sia manakala masyarakat masih belum sadar akan perilaku hidup bersih. Saya minta bantuan teman-teman pers untuk menyebarluaskan informasi ini kepada masyarakat," harapnya. (dey)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3895 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2960 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2053 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2022 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1812 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun