Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 13 Agustus 2026
Krisis Air di Subak Lebu, DPRD Karangasem Gerak Cepat Cari Solusi
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Mendapat informasi terkait keluhan petani di Subak Lebu yang mengkhawatirkan keberlangsungan tanaman padi mereka akibat pendangkalan saluran irigasi, Wakil Ketua DPRD Karangasem, I Gusti Agung Dwi Putra, langsung turun tangan mencari solusi.
Ia turun langsung pada Kamis (20/3/2025) pagi. Setelah bertemu dengan petani dan tokoh setempat serta melihat dan mendengar persoalan yang terjadi, ia segera berkoordinasi dengan Dinas PUPR-Kim Karangasem serta Balai Wilayah Sungai (BWS) Penida agar segera mengambil langkah.
Persoalan yang terjadi di lapangan, petani di Subak Lebu merasa resah karena tanaman padi mereka terancam gagal tumbuh akibat debit air yang semakin mengecil. Hal ini diduga terjadi akibat endapan material yang membuat terowongan di Bendungan Yeh Masih menjadi dangkal, sehingga air tidak bisa mengalir ke hilir.
"Saya sudah langsung berkoordinasi dengan Dinas PUPR dan Balai terkait kondisi ini. Khusus dari Balai, tadi saya dapat informasi sudah dialokasikan anggaran untuk proses pengerukan material yang menyumbat terowongan di Bendungan Yeh Masih. Saat ini tinggal menentukan hari untuk proses penanganan saja," kata pria yang akrab disapa Gung Dwi itu.
Selama melakukan pemantauan, pihaknya merasa sangat prihatin dan sedih melihat kondisi tanaman padi di Subak Lebu yang kekurangan air sehingga terancam gagal tumbuh. Terlebih, tanaman padi bagi Desa Adat Lebu sangat erat kaitannya dengan upacara usaba. Warga akan melaksanakan upacara tersebut dengan menjadikan masa panen sebagai patokan.
Oleh karena itu, pihaknya mendorong pemerintah daerah, dalam hal ini Dinas PUPR serta Balai Wilayah Sungai (BWS) Penida, agar segera melakukan pengerukan terhadap terowongan di Bendungan Yeh Masih. Pasalnya, dengan adanya pendangkalan akibat endapan pasir dan bebatuan, aliran air ke subak tersebut tidak bisa maksimal.
Editor: Redaksi
Reporter: DPRD Karangasem
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4502 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2314 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 1942 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1588 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1031 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun