Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 31 Juli 2026
Kronologi Petugas Pelabuhan Gilimanuk Terlindas Bus Saat Masuk Kapal
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Seorang petugas kapal di Pelabuhan Gilimanuk mengalami kecelakaan tragis saat bekerja. Andri Fikri Saputra, (22), terlindas bus pariwisata pada kaki kanannya sehingga mengalami patah tulang dan luka robek.
Kejadian ini terjadi pada Sabtu malam sekitar pukul 22.05 WITA di depan Dermaga MB III Pelabuhan Gilimanuk. Pada saat itu, korban sedang mengarahkan kendaraan untuk masuk ke kapal.
Namun, bus pariwisata dengan nomor polisi D 7520 AS yang dikemudikan oleh Deden Ridwan tiba-tiba melaju dan menabrak Saputra hingga jatuh. Karena benturan yang kuat, kaki kanan Saputra mengalami luka terbuka dengan pendarahan aktif, patah tulang, dan robeknya tendon.
Korban segera dilarikan ke Puskesmas 2 Melaya untuk perawatan awal. Melihat kondisi yang serius, dokter di Puskesmas 2 Melaya memutuskan untuk merujuk korban ke Rumah Sakit Umum Negara (RSU Negara) untuk penanganan lebih lanjut. Korban dirujuk menggunakan ambulans Puskesmas II Melaya pada pukul 23.25 WITA.
Kapolsek Kawasan Pelabuhan Gilimanuk, Kompol I Komang Muliyadi, mengonfirmasi kejadian tersebut dan telah meminta keterangan dari para saksi.
"Kasus ini masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut," ujar Kompol Muliyadi dalam keterangan pada Minggu, 30 Juni 2024.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/jbr
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3920 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 3123 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2115 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2062 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun