Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 9 Agustus 2026
Lagi, 9 WNI Jadi Korban TPPO di Myawaddy Myanmar
BERITABALI.COM, DUNIA.
Sebanyak sembilan warga negara Indonesia (WNI) jadi korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO) di Myawaddy, Myanmar.
Ini merupakan korban kesekian setelah 26 WNI menjadi korban di lokasi serupa pada Mei lalu. Ke-26 WNI itu sendiri sudah dipulangkan ke Indonesia.
"KBRI Yangon menerima pengaduan yang disampaikan ke-9 WNI yang terjebak di wilayah konflik bersenjata di Myawaddy, Myanmar. Para WNI lantas dilepaskan ke wilayah Mae Sot di Thailand oleh perusahaannya, setelah KBRI melakukan koordinasi intensif dengan pihak-pihak terkait," kata Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia Kementerian Luar Negeri RI, Judha Nugraha, dalam keterangannya, Senin (26/6).
Judha menyampaikan kesembilan WNI saat ini sudah dibebaskan dari wilayah konflik di Myanmar tersebut.
Judha pun menuturkan Kementerian Luar Negeri RI serta Kedutaan Besar RI Bangkok telah memfasilitasi pemulangan para WNI ke tanah air.
"Pembebasan mereka merupakan kerja sama antara KBRI Bangkok dan KBRI Yangon, dengan dukungan dari Pemerintah Thailand dan juga IOM," kata Judha.
Dalam keterangan itu, Judha mengatakan para WNI diidentifikasi sebagai korban TPPO melalui mekanisme National Referral Mechanism (NRM).
Proses identifikasi ini dilakukan setelah KBRI menerima pengaduan dari para korban.
"Hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh aparat menemukan bahwa ke-9 WNI terindikasi merupakan korban TPPO," tutur dia.
Setelah diidentifikasi sebagai korban TPPO, kesembilan WNI langsung diberikan perlindungan di Rumah Penampungan Sementara milik pemerintah Thailand, sebelum dipulangkan ke Indonesia.
"Setelah seluruh proses selesai, ke-9 WNI diserahkan secara resmi oleh pemerintah Thailand yang diwakili oleh Wakil Kepala Royal Thai Police, Mayor Jenderal Pol. Surachate Hakparn, kepada Wakil Kepala Perwakilan RI Bangkok, Sukmo Yuwono, di Bandara Suvarnabhumi Bangkok untuk melanjutkan perjalanan kembali ke Tanah Air," ucapnya.
Dari sembilan WNI sendiri, enam orang disebut berasal dari Jawa Timur. Mereka akan langsung diterbangkan ke Surabaya untuk diserahkan ke Pemerintah Daerah Jawa Timur.
Tiga orang lainnya disebut bakal melanjutkan perjalanan ke Medan, Sumatera Utara, yang merupakan daerah asal mereka.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4424 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 1975 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1509 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 997 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 932 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun