Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 26 Oktober 2026
Lahan PKB, Saksi Bisu Korban Pembantaian G30/PKI dan Erupsi
BERITABALI.COM, KLUNGKUNG.
Gubernur Bali Wayan Koster mengatakan pembangunan Pusat Kebudayaan Bali di tempat ini (Galian C, red) tidak boleh dilakukan secara sembrono.
Hal ini lantaran, menurutnya, kawasan ini merupakan wilayah yang sempat menjadi tempatnya para korban letusan Gunung Agung, korban G30S/PKI, dan korban lainnya, sehingga menjadi tempat yang kotor atau leteh.
Jadi investor sebesar apapun, kata dia, tidak akan bisa ada yang jalan, kalau niatnya tidak baik. Karena sebelumnya disini, lanjutnya, banyak bertebaran investor, yang kena tipu juga banyak sampai ada korbannya, bahkan pembangunan pelabuhan Gunaksa yang menghabiskan APBN Rp200 miliar lebih itu juga sampai mangkrak pembangunannya.
"Jadi Saya yakini bahwa pembangunan disini tidak bisa dilakukan secara sembrono. Saya sedang mengagendakan upacara penyucian di kawasan PKB ini, agar arwah-arwah korban bisa disucikan kembali dan dibuatkan tempat sucinya. Jadi ini pekerjaan mulai yang harus Kita lakukan," terangnya usai upacara Ngeruwak di lahan kawasan Pusat Kebudayaan Bali, Klungkung, Rabu (12/1/2022).
Mantan Anggota DPR-RI 3 Periode dari Fraksi PDI Perjuangan ini kemudian mengungkapkan, karena pembangunan kawasan Pusat Kebudayaan Bali dibuat dengan kerja yang tulus dan lurus. Gubernur Koster merasakan selama proses pembangunannya selalu mendapatkan bantuan dari orang baik.
Mulai dari hadirnya seorang arsitek Bali yang terkenal di berbagai negara di dunia, yaitu Bapak Popo Danes. Popo ini mengerjakan desain kawasan PKB dengan cara ngayah dan tidak dibayar.
"Saking tulusnya, kerja Popo Danes sangat bagus. Jadi ini niat baik, ketemu orang baik, dan ketemu jalan baik," ungkap Gubernur Bali.
Reporter: bbn/dps
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5853 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4605 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2571 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2213 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2198 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan