Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 30 Juli 2026
Lahan PKB, Saksi Bisu Korban Pembantaian G30/PKI dan Erupsi
BERITABALI.COM, KLUNGKUNG.
Gubernur Bali Wayan Koster mengatakan pembangunan Pusat Kebudayaan Bali di tempat ini (Galian C, red) tidak boleh dilakukan secara sembrono.
Hal ini lantaran, menurutnya, kawasan ini merupakan wilayah yang sempat menjadi tempatnya para korban letusan Gunung Agung, korban G30S/PKI, dan korban lainnya, sehingga menjadi tempat yang kotor atau leteh.
Jadi investor sebesar apapun, kata dia, tidak akan bisa ada yang jalan, kalau niatnya tidak baik. Karena sebelumnya disini, lanjutnya, banyak bertebaran investor, yang kena tipu juga banyak sampai ada korbannya, bahkan pembangunan pelabuhan Gunaksa yang menghabiskan APBN Rp200 miliar lebih itu juga sampai mangkrak pembangunannya.
"Jadi Saya yakini bahwa pembangunan disini tidak bisa dilakukan secara sembrono. Saya sedang mengagendakan upacara penyucian di kawasan PKB ini, agar arwah-arwah korban bisa disucikan kembali dan dibuatkan tempat sucinya. Jadi ini pekerjaan mulai yang harus Kita lakukan," terangnya usai upacara Ngeruwak di lahan kawasan Pusat Kebudayaan Bali, Klungkung, Rabu (12/1/2022).
Mantan Anggota DPR-RI 3 Periode dari Fraksi PDI Perjuangan ini kemudian mengungkapkan, karena pembangunan kawasan Pusat Kebudayaan Bali dibuat dengan kerja yang tulus dan lurus. Gubernur Koster merasakan selama proses pembangunannya selalu mendapatkan bantuan dari orang baik.
Mulai dari hadirnya seorang arsitek Bali yang terkenal di berbagai negara di dunia, yaitu Bapak Popo Danes. Popo ini mengerjakan desain kawasan PKB dengan cara ngayah dan tidak dibayar.
"Saking tulusnya, kerja Popo Danes sangat bagus. Jadi ini niat baik, ketemu orang baik, dan ketemu jalan baik," ungkap Gubernur Bali.
Reporter: bbn/dps
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3896 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2970 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2054 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2029 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1813 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun