Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 31 Juli 2026
Lansia Tewas Ditabrak Pelajar SMA di Jalur Singaraja-Gilimanuk
BERITABALI.COM, BULELENG.
Kecelakaan maut terjadi di jalur Singaraja–Gilimanuk Kilometer 44.100, Desa Musi, Kecamatan Gerokgak, Buleleng, pada Jumat (12/9) pagi. Seorang lansia bernama I Wayan Mustika (65) tewas setelah ditabrak seorang pelajar SMA berinisial KAT (17).
Kasi Humas Polres Buleleng, Iptu Yohana Rosalin Diaz, menjelaskan peristiwa berawal saat korban mengendarai motor DK 6676 VF tanpa helm dan hendak menyebrang dari arah selatan ke utara. Tiba-tiba, dari arah barat muncul pengendara motor DK 5670 UAO yang dikendarai KAT.
"Jarak mereka sudah terlalu dekat, sehingga KAT tidak dapat menghindar, hingga akhirnya kecelakaan lalu lintas antara kedua kendaraan tersebut," terang Iptu Yohana.
Benturan keras membuat Mustika mengalami cidera kepala berat (CKB). Ia sempat dilarikan ke Puskesmas Gerokgak I, namun nyawanya tidak tertolong. Sementara KAT mengalami patah tulang bahu kiri dan kaki kiri, sehingga harus dirawat intensif di RS Kertha Usada Singaraja.
Atas kejadian ini, pihak kepolisian kembali mengingatkan pentingnya kehati-hatian saat berkendara.
Iptu Yohana mengimbau seluruh pengguna jalan untuk selalu berhati-hati, memperhatikan kendaraan yang ada di sekitarnya jika ingin berbelok maupun menyebrang, serta tidak berkendara dengan kecepatan tinggi.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/rat
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3920 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 3123 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2115 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2062 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun