Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 26 Oktober 2026
Lapas Kerobokan Gelar Razia Gabungan, 140 Personel Diterjunkan
BERITABALI.COM, BADUNG.
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kerobokan menggelar penggeledahan serentak dan tes urine bersama aparat penegak hukum (APH) eksternal, Kamis (17/9/2026) malam.
Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut arahan Direktur Jenderal Pemasyarakatan (Dirjenpas) agar seluruh Unit Pelaksana Teknis (UPT) di Indonesia melaksanakan razia gabungan bersama APH eksternal.
Langkah ini dilakukan untuk memperkuat deteksi dini serta mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban (kamtib), terutama terkait peredaran narkotika dan penggunaan telepon seluler di dalam blok hunian.
Rangkaian kegiatan diawali dengan apel bersama yang dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Bali, Dr. Andi Wijaya Rivai.
Penggeledahan kemudian dilakukan secara humanis, terukur, dan sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP). Barang-barang terlarang yang ditemukan dalam kegiatan tersebut langsung disita untuk selanjutnya dimusnahkan sesuai ketentuan yang berlaku.
Kegiatan yang berlangsung di wisma hunian warga binaan tersebut melibatkan 140 personel gabungan. Personel berasal dari jajaran Petugas Lapas Kerobokan, Tim Satuan Operasional Kepatuhan Internal (Satopspatnal) Ditjenpas Bali, Polres Badung, Kodim 1611/Badung, serta Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Badung.
Selain penggeledahan fisik, petugas juga melaksanakan tes urine secara acak terhadap jajaran petugas maupun warga binaan. Tes tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika di lingkungan pemasyarakatan.
Kepala Lapas (Kalapas) Kelas IIA Kerobokan, Tunggul Buwono, menegaskan pentingnya sinergi lintas instansi dalam menjaga keamanan dan ketertiban di dalam lapas.
"Kegiatan ini merupakan komitmen nyata kami dalam menciptakan lingkungan Pemasyarakatan yang bersih dari narkoba dan barang terlarang. Sinergi bersama APH eksternal ini tidak hanya memperkuat pengawasan, tetapi juga menjaga integritas petugas serta memastikan program pembinaan bagi warga binaan dapat berjalan optimal dan aman," tutup Kalapas.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/rls
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5858 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4605 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2576 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2214 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2198 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan