Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 25 Oktober 2026
Lemah, Finishing Kerajinan di Bangli
Bangli
BERITABALI.COM, BANGLI.
Produk kerajinan Bangli memang selama ini sering mentok di tingkat finishing, dan justru kondisi ini mengakibatkan lemahnya posisi tawar produk. Kondisi delematis tersebut kini menjadi perhatian DPRD Bangli.
I Gede Koyan Eka Putra, Politisi asal partai golkar melihat fenomena itu sepatutnya Pemkab Bangli mengambil sikap dan langkah yang mengarah kepada upaya peningkatan finishing (penyelesaian akhir) suatu produk, sehingga produk bisa langsung dijual kepada konsumen dan atau memiliki posisi tawar kuat. Dengan demikian harga jual bisa jauh lebih tinggi dan buntutnya bermuara pada tingkat keuntungan perajin.
“Disini diperlukan peran serta pemerintah daerah guna meningkatkan taraf hidup pengerajin†ujar Koyan saat ditemui di ruang kerjanya , Senin (20/10).
Menyikapi adanya tanggapan bahwa produk kerajinan Bangli masih belum memiliki posisi tawar akibat produk tersebut masih sebatas barang setengah jadi ( belum sampai finishing), anggota DPRD Bangli asal Desa Buahan Kintamani itu meminta Pemkab Bangli ke depan mesti mengambil langkah soal itu.
Mereka (para perajin) mesti dibekali keterampilan dan teknologi finishing. Ia tak ingin yang bekerja keras perajin Bangli lantas yang mendapatkan untung besar justeru daerah lain (daerah yang mampu melakukan finishing). Ia tak ingin hal itu terus terjadi hingga kurang memberikan keuntungan bagi perajin di Bangli.
â€Kalau memang soal finishing persolannya, yah Pemkab mesti ambil langkah dong “, ujarnya.
Sebelumnya Kepala Dinas Periondustrian dan Perdagangan Bangli Drs. Sang Made Suryawan mengakui produk kerajinan Bangli saat ini belum sampai pada proses finishing atau yang dijual adalah barang setengah jadi. Finishing justru dilakukan daerah lain. Nilai jual produk setengah jadi relatif murah, dibanding yang sudah finishing. (bgs)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5651 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4583 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2516 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2184 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2178 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan