Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 29 Oktober 2026
LKPJ Bupati "Hujan" Rekomendasi Dewan
Negara
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Jelang lengser, anggota DPRD Jembrana ternyata masih cukup bernyali guna melontarkan sejumlah rekomendasi terhadap Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) Bupati Jembrana tahun 2008. Buktinya, rapat paripurna istimewa dengan agenda penyampaian rekomendasi dewan terhadap LKPJ dihujani dengan rekomendasi dewan.
Rekomendasi dewan tersebut dibacakan oleh Wakil Ketua DPRD Jembrana, IGN Yasa Negara dalam rapat istimewa yang dipimpin Ketua DPRD Jembrana, I Made Kembang Hartawan. Tampak Bupati Jembrana, I Gede Winasa dan Wakil Bupati, I Putu Artha beserta seluruh pejabat di lingkup Pemkab Jembrana juga hadir dalam rapat istimewa yang digelar di Ruang Sidang Utama DPRD Jembrana, Selasa (9/6).
Setidaknya ada 55 butir rekomendasi dewan yang dituangkan dalam SK DPRD Jembrana Nomor 7 Tahun 2009 terbagi atas 6 pokok ulasan yakni dasar hukum, gambaran umum daerah, kebijakan pemerintah daerah, kebijakan umum pengelolaan keuangan daerah, urusan desentralisasi dan peyelenggaraan tugas umum pemerintahan. Sejumlah proyek mercusuar milik Pemkab Jembranapun tidak luput dari sentuhan dewan, misalnya pengelolaan air minum megumi, pabrik kompos, docking kapal, pabrik kakao dan lain sebagainya.
Dalam kesimpulannya, rekomendasi tersebut menganggap masih adanya ketidakcermatan dalam penyusunan LKPJ baik mengenai dasar hukum maupun konsistensi penyajian data. Selain itu, dewan juga menyimpulkan kalau LKPJ Bupati Jembrana tahun 2008 itu ada kekurangcermatan dalam menyusun rencana sehingga sejumlah kegiatan realisasinya kurang dari 100 persen. Bukan efisiensi tapi ada indikasi kekurangcermatan eksekutif dalam menyusun perencanaan, ujar Yasa Negara. Agar hal tersebut tidak terulang lagi di masa-masa mendatang, dewan menyarankan agar eksekutif mengoptimalkan berbagai kegiatan yang menggunakan dana milyaran rupiah sehingga tidak lagi menjadi beban APBD Jembrana serta memiliki manfaat bagi kepentingan masyarakat. Dewan juga menyarankan agar eksekutif untuk lebih intens melakukan penjajagan kepada investor untuk mempercepat terwujudnya Jembrana Tower.
Reporter: bbn/sin
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5954 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4661 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2647 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2295 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2230 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan