Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 14 Agustus 2026
Mahasiswa Ini Rangkum Seluruh Bab, Untuk Mencontek Saat Ujian
BERITABALI.COM, DUNIA.
Seorang mahasiswa hukum Spanyol mencatat seluruh kurikulum pelajarannya di 11 pena untuk menyontek selama ujian. Gambar menunjukkan 11 pena biru merangkum teks yang sangat kecil. Dilansir NDTV, gambar pena itu baru-baru ini muncul di platform microblogging Twitter dan menjadi viral.
Baca juga:
Bill Gates Sebut Tato Bakal Gantikan HP
Siswa itu mengukir huruf-huruf kecil garis batas pada sebungkus pena biru. Namun, dia ditangkap, dan catatannya disita. Gambar dari 11 pena itu dibagikan oleh seorang profesor bernama Yolanda De Lucchi di Twitter minggu lalu.
Pena itu tampak normal pada pandangan pertama, tapi penyelidikan lebih dekat mengungkapkan bahwa badan plastiknya ditutupi dengan teks yang sangat kecil.
Kecewa "Membersihkan kantor saya, saya menemukan peninggalan universitas yang kami sita dari seorang mahasiswa beberapa tahun yang lalu," tulis Lucchi saat membagikan postingan tersebut.
Sejak dibagikan, postingan tersebut telah menerima 3,8 juta suka dan lebih dari 24.000 retweet. Menurut laporan dari Metro, mahasiswa yang mengaku melakukan ini diidentifikasi dengan nama Gonzo. Dia mengganti ujung grafit pensil mekanik dengan jarum.(sumber: kompas.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4515 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2334 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 1982 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1601 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1041 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun